Facecook - Twitter

4 Cara Menggunakan Facebook & Twiter Analytics

Sering kewalahan dengan jumlah analisa data yang ditemukan pada platform media sosial ? Mengetahui apa yang harus diukur dan bagaimana membuat data agar lebih mudah digunakan untuk mengubah cara pemasaran adalah hal yang penting dalam perjalanan bisnis Anda.

Analisis sosial memiliki Vanity Metric, yaitu data statistik meliputi jumlah kunjungan website, pengunjung yang mendaftar, download dan data lain yang masih mentah. Vanity Metric adalah sebuah istilah yang mengacu pada kesalahan metode pengukuran keberhasilan sebuah bisnis.

Menaruh perhatian Anda pada hal ini malah akan membuat Anda berpaling dari metode pengukuran sebenarnya yang akan membantu. Contohnya, bertambahnya follower atau like akan membuat Anda merasa berhasil atas usaha yang telah Anda lakukan, namun sesungguhnya hal itu adalah Wanity Metric yang tidak benar-benar memberikan dukungan bagi pemasaran bisnis Anda.

Sebaliknya berfokus pada analisis yang penting bagi strategis dan tujuan bisnis, serta melakukan review data lainnya termasuk tren serta permasalahan umum akan berdampak pada bisnis Anda.

Berikut empat cara yang dilakukan oleh media sosial dalam meningkatkan pemasaran Anda melalui Facebook dan Twitter.

1. Sesuaikan Variasi Konten Anda

Baik Facebook maupun Twitter, keduanya sama-sama menawarkan data tentang seberapa baik setiap posting terhadap audiens Anda, termasuk jangkauan dan keterlibatan mereka.

Untuk mengetahui hal ini, Anda dapat melakukan cara sebagai berikut :
Pada halaman Facebook, pilih Insights > Posts > Post Types, untuk meninjau keterlibatan audiens dengan jenis konten yang diposting termasuk gambar, link dan video. Sedangkan pada Twitter, Anda dapat melihat snapshot dari setiap posting yang Anda buat dengan cara memilih Settings > Analytics > Tweets.

Analisis Twitter Decodeko
Contoh hasil analisis Twitter

Anda harus betul-betul memperhatikan data ini karena memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai jenis konten yang paling diminati audiens Anda. Dari sini, Anda juga dapat melihat bagaiman tanggapan audiens dalam penggunaan link, gambar dan video yang Anda posting.

Baca Juga  Waktu Terbaik Untuk Posting Di Sosial Media

Misalnya, link yang disebarkan mungkin saja tidak terlalu berpengaruh (jika dilihat dari jumlah angka). Dari sini Anda dapat melihat bahwa audiens mungkin kurang tertarik untuk terlibat dalam link tersebut.

Memantau data secara keterlibatan dan penjangkauan audiens dibandingkan dengan tipe posting dapat membantu Anda untuk mengkaji kembali pendekatan yang Anda gunakan. Dengan demikian, Anda menjadi lebih tahu bagaimana cara memanfaatkan konten yang lebih menjangkau audiens.

2. Agendakan Dengan Baik Jadwal Posting Anda

Umumnya audiens ‘tersedia’ pada siang hari, namun hal itu bukan berarti mereka semua membuka akun media sosial secara bersamaan. Hari apa dan jam berapa audiens membuka akun mereka sangat bervariasi satu sama lain. Metrik sosial Anda bisa menginformasikan kapan tepatnya audiens Anda terlibat dalam konten Anda.

Untuk mengetahui ketersediaan audiens pada Facebook, Anda dapat mengklik Insights > Posts > When Your Fans Are Online. Sedangkan pada Twitter, Anda bisa menggunakan alat seperti Tweriod untuk mengetahui kapan follower Anda online.

Insights Facebook
Contoh hasil analisis insights Facebook

Data tersebut sangat penting ketika Anda mempertimbangkan keuntungan yang Anda bisa dapat melalui area media sosial. Menyesuaikan waktu untuk memposting konten Anda bisa memberikan perubahan yang sangat besar. Jika Anda memposting pada pagi hari tetapi sebagian besar audiens tersedia pada sore hari maka postingan tersebut tak akan memberikan keuntungan besar.

Lakukan hal-hal itu untuk terus memantau sehingga bisa mendapatkan interaksi dan menjangkau audiens dengan maksimal. Lakukan sejumlah percobaan dengan hari dan waktu yang berbeda untuk memposting konten. Lalu tentukan mana percobaan yang paling berhasil dengan tingkat ketersediaan audiens yang paling tinggi.

 

3. Pelajari Informasi Audiens

Facebook dan Twitter memiliki kekayaan informasi mengenai data pengguna, termasuk perilaku, lokasi, demografi, minat, gaya hidup, pekerjaan dan hal lainnya. Dapat dikatakan Facebook merupakan media sosial yang paling banyak memberikan keragaman data pengguna yang dapat membantu di samping Twitter.

Baca Juga  10 Manfaat Sosial Media untuk Bisnis

Pada Facebook, Anda bisa melihatnya dengan cara memilih Ads Manager dan klik Audience Insights. Sementara pada Twitter, Anda bisa memeriksa data audiens dengan cara pilih Settings > Twitter Ads > Analytics > Audience Insights.

Dibandingkan dengan mengestimasi perencanaan konten dan pembangunan strategi, lebih baik Anda memperbaiki strategi konten Anda untuk menarik target audiens berdasarkan data audiens aktif.

Berikut adalah beberapa contoh bagaimana Anda dapat meningkatkan pemasaran setelah meninjau data audiens :

  • Atur konten berdasarkan data audiens yang ditemukan dan telah diteliti
  • Atur rincian audiens berdasarkan posting serta iklan yang disponsori untuk meningkatkan penjangkauan dan keterlibatan audiens
  • Sesuaikan bahasa atau nada pesan yang digunakan untuk audiens Anda
  • Perluas konten dan strategi posting untuk audiens atau target dengan segmen baru
  • Buat penawaran yang lebih baik sesuai dengan kepentingan audiens

4. Tingkatkan Keterlibatan Audiens

Kebanyakan pemasar ingin memaksimalkan jumlah likes, share, retweet dan respon lainnya dalam media sosial. Namun, tidak berarti semua hal itu sudah pasti meningkatkan pemasaran bisnis Anda.

Namun Anda dapat menggunakan data serupa untuk memeriksa topik apa yang paling banyak disukai oleh audiens. Gunakan data tersebut agar menghasilkan integrasi yang lebih baik antara media sosial Anda dengan strategi pemasaran konten Anda.

Pada halaman Twitter, pilih Settings > Analytics > Tweets dan lihat tweet mana yang paling melibatkan banyak audiens. Sementara itu pada Facebook, caranya adalah pilih Insights > Posts > Post Types dan kemudian alihkan metrik keterlibatan di Facebook untuk menampilkan respon, komentar dan jumlah share pada setiap posting.

Kombinasikan data keterlibatan audiens dengan analisis dari URL dan parameter URM untuk membantu Anda melihat banyak potensi topik atau konten lain yang dapat dibuat. Saring posting dengan tingkat keterlibatan dan keterjangkauan audiens yang tinggi dan gunakan hal itu untuk menciptakan konten lain yang relevan.

Baca Juga  Alat Manajemen Sosial Media
Twitter Analytic
Contoh hasil analisis Twitter

Hal ini juga merupakan kesempatan untuk ‘mendaur ulang’ posting atau konten lama yang memiliki nilai baik. Ulangi promosi yang banyak disukai audiens Anda, gabungkan konten yang banyak dicari atau disebarkan dengan sumber daya lainnya dan daur ulang konten lama yang mungkin tak terlihat oleh audiens.

Ketika Anda menemukan konten yang memiliki performa kurang baik, cari tahu dan teliti mengapa hal itu terjadi. Pelajari cara untuk memperbaiki, mengoptimalkan dan meningkatkan konten tersebut.

 

Sumber :
http://www.socialmediaexaminer.com/4-ways-to-use-facebook-and-twitter-analytics-to-improve-your-marketing/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *