ssl penting untuk website

Apa SSL Penting Untuk Website?

Anda mungkin pernah melihat warna hijau pada bagian address bar browser Anda, itu adalah tanda bahwa website yang Anda kunjungi menggunakan sertifikat SSL (Secure Sockets Layer).

Kemudian Anda bertanya perlukah menggunakan SSL bagi website Anda untuk melindungi informasi yang ada. Setidaknya ada dua hal penting yang bermanfaat jika sebuah website dilengkapi dengan sertifikat SSL:

  • Enkripsi data sensitif seperti nomor kartu kredit dan informasi pribadi
  • Beberapa jaminan kepada pelanggan bahwa website Anda dapat dipercaya

Walaupun tidak semua website membutuhkan SSL, namun manfaat yang didapatkan sangat penting. Untuk mengetahui apakah Anda memerlukan sertifikat SSL pada website Anda, jawab pertanyaan berikut:

Apakah Website Saya Merupakan eCommerce Yang Mengumpulkan Informasi Kartu Kredit?

Hampir semua website ECommerce membutuhkan sertifikat SSL. Sebagai pemilik toko online, Anda bertanggung jawab memastikan bahwa seluruh informasi pelanggan terlindungi dengan aman. SSL memberikan perlindungan dengan memastikan tidak ada pihak lain yang mendapatkan dan menyalahgunakan informasi penting seperti kartu kredit dan identitas.

Ingat, pelanggan memberikan informasi penting dan pribadi terlebih berhubungan dengan uang. Jika ada peretas(hacker) yang berhasil mendapatkan akses ke informasi tersebut karena Anda tidak melakukan tindakan pencegahan, maka hal ini akan sangat merugikan Anda dan juga pelanggan.

Pelanggan harus tahu bahwa website Anda mementingkan keamanan dan privasi mereka, serta serius dalam melindungi informasi. Pelanggan website eCommerce kini semakin cerdas dan tidak akan membeli jika Anda tidak memiliki sertifikat SSL yang terpasang.

Jika Anda menerima informasi kartu kredit dan menyimpannya dalam database sehingga Anda dapat memprosesnya menggunakan mesin POS offline atau secara manual di website merchant account, Anda pasti memerlukan sertifikat SSL untuk mengamankan data kartu kredit saat ditransfer.

Baca Juga  Tips Desain Website Fotografi

Selain itu, Anda juga harus sangat berhati-hati dengan data saat disimpan di server. Pelajari lebih lanjut tentang PCI Compliance, SSL dan persyaratan untuk melindungi informasi kartu kredit yang tersimpan.

Apakah Saya Menggunakan Payment Processor Pihak Ketiga?

Jika situs eCommerce Anda mengarahkan pengunjung ke Payment Processor pihak ketiga atau payment gateway (PayPal misalnya) untuk memasukkan informasi kartu kredit, Anda tidak memerlukan sertifikat SSL karena website Anda tidak akan menyimpan informasi kartu kredit.

Pastikan tidak ada detail kartu kredit yang dimasukkan saat pelanggan masih berada di halaman dengan nama domain website Anda. Ingat bahwa payment gateway memungkinkan Anda menerima informasi kartu kredit di website Anda atau meneruskan pelanggan ke website payment gateway masing-masing yang bekerjasama dengan Anda. Jika Anda menerima informasi kartu kredit di website Anda, maka Anda memerlukan sertifikat SSL.

Apa Website Saya Memiliki Form Untuk Login?

Jika pengguna harus Login dengan memasukkan nama user dan password untuk mengakses website Anda, maka Anda membutuhkan sertifikat SSL untuk mengahalangi hacker mendapatkan informasi tersebut dengan mudah.

Agar tidak lupa lupa, pengguna biasanya menggunakan password atau nomor pin yang sama untuk banyak website termasuk rekening bank. Hal ini kemudian semakin memudahkan hacker untuk membobol informasi. Untuk itu, pastikan Anda bertanggung jawab melindungi informasi nama user dan password semua pengguna website Anda.

Saya Memerlukan Sertifikat SSL Sendiri Atau Dapat Menggunakan Dengan Cara Sharing?

Banyak penyedia hosting akan menyertakan sertifikat hosting secara sharing sehingga Anda tidak harus membelinya sendiri. Selama SSL sharing tersebut tidak bermasalah, maka ini merupakan kesempatan bagus untuk mengamankan informasi dengan lebih mudah.

Baca Juga  4 Tools Untuk Membuat Logo Online Gratis

Namun, sertifikat SSL bersama tidak memberikan kepastian kepada pengunjung karena tidak menyertakan organisasi atau nama website Anda.

Pada dasarnya, jika website Anda tidak mengharuskan pengguna untuk memberikan informasi pribadi dalam bentuk apapun, maka Anda mungkin tidak memerlukan SSL dan juga sebaliknya.

Sumber: www.sslshopper.com