biaya-pembuatan-web

Biaya Pembuatan Website & Rincian Harganya

Apakah Anda sedang berniat untuk membuat website?

Jika iya, Anda pasti sedang mencari tahu berapa alokasi dana yang dibutuhkan untuk membuat sebuah website dari awal sampai dengan online.

Pembuatan website memiliki beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi, seperti pembelian nama domain, penyewaan web hosting, perancangan desain & layout, pengembangan website sampai pembuatan content.

Semua tahap tersebut tentunya memiliki biaya masing-masing, namun tidak menutup kemungkinan jika Anda ingin membuat website sendiri, meskipun terdapat beberapa kekurangan.

Estimasi biaya pembuatan website

Jika Anda tidak ingin membaca artikel dibawah, Anda bisa menggukan simulasi harga pembuatan website dibawah ini untuk mendapatkan estimasi(perkiraan) biaya pembuatan website.

Kalkulator Estimasi Biaya Pembuatan Website




IDR
* Required

Angka tersebut adalah estimasi

 

banner-blog-lastbtn

Jika Anda ingin tahu lebih jelas mengenai apa saja yang dibayarkan dengan simulasi biaya tersebut, berikut rincian dari estimasi tersebut.

Berapakah Biaya Pembuatan Website?

Domain

Setiap website membutuhkan nama domain agar bisa diakses secara online. Anda bisa mendapatkanya dengan cara membeli domain baru yang belum terdaftar atau membeli domain yang sudah terdaftar(pernah digunakan sebelumnya).

Nama domain baru membutuhkan biaya sekitar seratus ribu rupiah, dengan pembayaran tahunan(1 tahun, 3tahun, 5 tahun dst).

Harga nama domain bervariasi dipasaran, tergantung jenisnya. Domain yang paling umum digunakan adalah TLD(Top Level Domain) seperti, .com, .org, .net dan sebagainya.

Selain jenis domain tersebut, ada pula domain seperti .di & .co.id, domain jenis ini memiliki beberapa persayaratan lebih untuk bisa digunakan.

Baca Juga  Tahapan Membuat Website

Domain yang memiliki usia lebih lama tentunya memiliki harga yang lebih mahal.

Alasannya, jika domain tersebut digunakan dengan baik dan benar, maka seiring berjalannya waktu domain sudah memiliki peringkat SEO. Berbeda dengan nama domain baru yang tidak memiliki peringkat SEO sama sekali.

Web Hosting

Satu lagi kebutuhan mendasar dari website adalah web hosting. Web hosting dibutuhkan untuk menyimpan semua file yang ditampilkan pada website(kode sumber, teks, gambar, media dll).

Untuk hosting dibagi menjadi 3 jenis, Shared Hosting, VPS & Cloud Hosting.

 

Shared hosting

Hosting jenis ini merupakan hosting yang paling sering digunakan oleh website baru dengan kebutuhan yang mendasar dan belum memiliki banyak traffic/pengunjung.

Shared hosting cocok untuk website seperti company profile dengan content statis atau blog pribadi yang baru dimulai.

 

VPS Hosting

Dengan VPS banyak website akan disimpan dalam satu server yang sama, tapi dengan akun yang berbeda.

Server untuk VPS biasanya terbatas untuk 10-20 user dengan pembagian kapasitas memori yang sama.

Contohnya, jika terdapat 10 user dalam satu server VPS dengan 10 GB Ram dan 200 memori hard drive, maka setiap usernya akan mendapatkan 1GB RAM dan 20GB memori.

Bagi Anda yang memiliki toko online dan berniat untuk cukup serius terjun ke bidang ini, VPS hosting bisa menjadi pilihan awal yang tepat.

Pilih jenis web hosting sesuai dengan kebutuhan dan juga dana yang Anda miliki agar lebih efisien dan efektif.

 

Desain, Pengembangan & Content

Desain

Pada tahap ini akan ditentukan, apakah pembuatan website Anda menggunakan desain yang sudah ada atau dibuat lagi rancangan baru sesuai permintaan Anda. Tentunya penggunaan desain yang sudah tersedia akan lebih cepat & murah dibandingkan dengan harga desain yang dibuat khusus untuk Anda.

Baca Juga  Jangan Lakukan Hal Ini Pada Website Anda

Begitu juga jika website Anda dibuat menggunakan CMS seperti WordPress, untuk mendapatkan tampilan yang menarik dan fitur lengkap dibutuhkan Premium Theme, atau Tema berbayar.

Selain itu jika website membutuhkan foto atau gambar ilustrasi pendukung, apakah Anda bersedia menyediakan. Jika tidak makan Anda perlu mengeluarkan biaya tambahan dan biarkan desainer yang mengurus semuanya.

 

Pengembangan

Bagian ini merupakan tahap pembuatan fitur-fitur di website yang memiliki fungsionalitas dan juga berkaitan dengan penyimpanan basis data.

Contohnya, halaman contact form, ketika formulir diisi kemankah data konsumen tersebut akan disimpan. Dikirim melalui email kah atau disimpan kedalam basis data.

Contoh lainnya adalah seperti fitur forum diskusi, blog, membership, transaksi sederhana sampai dengan toko online dengan puluhan sampai ratusan jumlah produk.

 

Content

Berapa banyak jumlah halaman yang website Anda butuhkan, seperti halaman about yang berisikan informasi perusahaan Anda.

Apakah website Anda membutuhkan blog, saat ini blog sangat dibutuhkan untuk mendukung SEO dan meningkatkan pengunjung secara organik.
Apakah Anda sudah memiliki content teks ataupun gambar yang dibutuhkan.

Jika belum bersediakah Anda menggunakan jasa mereka. Jika tidak, bisakah Anda membuat content sendiri untuk memangkas biaya pembuatan website. Content merupakan bagian paling penting dari sebuah website yang paling sering terlewatkan.

Untuk itu ada baiknya Anda menyiapkan perencanaan khusus untuk ini, karena saat ini Search Engine seperti Google sangat mengutamakan content(isi informasi) dari sebuah website.

Dalam pembuatan website, biaya yang Anda keluarkan akan digunakan untuk hal-hal tersebut, yang mana satu sama lain merupakan komponen yang saling mendukung dan tidak dapat dipisahkan.

Bagi Anda yang masih penasaran kenapa membuat website membutuhkan biaya yang cukup mahal, bisa membaca artikel berikut ini.

5 thoughts on “Biaya Pembuatan Website & Rincian Harganya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *