korelasi-content-search-engine

Korelasi Content dan Search Engine

Definisi Content

Menurut dictionary.com content adalah informasi substansif atau bahan kreatif yang diperlihatkan secara berbeda dengan cara yang aktual atau secara presentasi yang potensial.

Content

Substantive information or creative material viewed in contrast to its actual or potential manner of presentation.

Dalam konteks SEO(Search Engine Optimization) dan Internet, Content adalah isi dari sebuah website yang berfungsi untuk menyampaikan informasi kepada pengunjung. Media yang digunakan bermacam-macam antara lain, teks, gambar, audio atau video. Berikut contoh content dalam berbagai media:

  • Teks : Contohnya adalah artikel, postingan pengguna di forum diskusi dan bahkan komentar pengunjung blog pun merupakan bentuk content.
  • Gambar: Contohnya adalah foto, vector, meme atau infografik.
  • Audio : Podcast atau bahkan rekaman nyanyian yang diupload pada website atau aplikasi seperti soundcloud adalah content.
  • Video : Selain Youtube, content video saat ini bisa ditemukan pada website lainnya seperti Vine ataupun Instagram.

Content yang dibutuhkan oleh pengguna internet adalah content yang mampu memberikan kepuasan. Kepuasan yang dimaksud disini adalah, bisa memenuhi atau menjawab kebutuhan dan pertanyaan dari pengguna akan sebuah informasi. Itu sebabnya Google selalu berusaha menampilkan hasil pencarian yang relevan dengan kata kunci yang digunakan oleh pengguna.

Kualitas Content

Dibandingkan aspek lainnya, kualitas sebuah content website sangatlah penting. Jika Anda memasarkan produk atau jasa, apakah Anda akan membagikan brosur yang sama dengan dengan kompetitor Anda? Apakah Anda memberikan alasan bagi pengunjung website untuk berlama-lama membaca artikel Anda?

Kemudian, apakah Anda menawarkan sesuatu yang berbeda bagi pengunjung, yang tidak akan bisa mereka temukan dimanapun kecuali di website Anda?

Pertanyaan tersebut merupakan contoh dari beberapa hal yang perlu Anda jawab untuk menentukan apakah Anda telah memiliki content website yang berkualitas.

Content Research & Keyword Research

Faktor penting bagi keberhasilan SEO selain membuat content yang bagus adalah keyword research (riset kata kunci) yang tepat. Ada berbagai perangkat yang bisa membantu Anda dalam mencari tahu secara spesifik mengenai seperti apa keyword yang bisa digunakan pengunjung untuk bisa menemukan website Anda.

Baca Juga  Pentingnya Video Marketing Untuk Bisnis

Kemudian Anda bisa mulai membuat content dengan keyword-keyword tersebut, karena memang dicari oleh pengguna internet. Dengan demikian Anda bisa membuat content yang menjadi jawaban bagi keyword yang dicari oleh pengguna.

Sebagai contoh, sebuah halaman mengenai “Avoiding Melanoma” mungkin menggunakan banyak istilah teknis untuk mendeskripsikan cara menghindari kanker kulit. Tapi search engine mungkin tidak akan mendeteksi halaman tersebut dengan tepat karena pengguna search engine yang sebagian besar tidak memahami istilah teknis hanya mengetik “skin cancer prevention tips” di kotak pencarian.

Content Anda harus dibuat dalam bahasa yang benar dan sesuai dengan target pembaca, yakni bahasa yang mereka gunakan saat melakukan pencarian di search engine.

Keywords Implementation

Jika Anda telah melakukan keyword research, apakah Anda telah menggunakan keyword-keyword tersebut di dalam content ? Atau jika Anda telah membuat beberapa content berkualitas sebelumnya, mungkin sekarang saatnya untuk melakukan editing dan menambahkan keyword yang sudah ditemukan.

Pada dasarnya, jika ingin halaman website Anda dapat ditemukan dengan keyword tertentu, sebaiknya gunakan kata kunci tersebut di dalam artikel Anda.

Tapi perhatikan intensitas penggunaan tiap keyword dalam content Anda, penggunaan berlebihan bisa menyebabkan content Anda mendapat cap spam dari Google. Agar tidak berlebihan gunakan keyword secara alami dalam tiap content, tempatkan dimana keyword tersebut masih relevan. Gunakan variasi sinonim dari keyword Anda untuk menciptakan diversitas/keragaman.

Content Freshness

Search engine menyukai content yang baru, itulah kenapa pemilik website mencoba membuat content yang fresh/segar.

Dalam hal ini Anda tidak bisa memperbaharui content dengan hanya mengganti tanggal post setiap hari untuk membuatnya terlihat fresh. Selain itu, menambahkan halaman baru terus-menerus hanya untuk memiliki content yang “baru” tidak akan memberi pengaruh. Tingkat kesegaran sebuah content website tidak diukur dari kuantitas, melainkan kualitas.

Baca Juga  Strategi Membuat Email Marketing Untuk Bisnis Anda
Content Freshness
Jaga agar konten Anda terus diperbarui (www.moz.com)

Google memiliki suatu sistem baru yang disebut QDF (Query Deserved Freshness). Jika Google menemukan pencarian keyword yang mendadak sangat populer dibandingkan biasanya, sistem QDF Google akan dijalankan. Google akan melihat apakah ditemukan fresh content pada topik yang bersangkutan. Jika ditemukan, maka content baru tersebut akan mendapatkan predikat fresh dan peringkat terbaik di search engine.

Contoh terbaik untuk menggambarkan ini adalah dengan keyword “banjir”. Jika tidak ada kejadian banjir yang berarti di Jakarta maka halaman pencarian hanya menampilkan misalnya wikipedia dan website referensi lainnya. Tapi jika sedang terjadi banjir besar, maka halaman pencarian akan berubah menampilkan berita, cerita dan informasi terbaru mengenai banjir.

Jika Anda memiliki content yang tepat pada topik yang tepat disaat QDF dijalankan, maka website Anda akan menempati posisi teratas halaman pencarian selama beberapa hari atau bahkan minggu.

Perlu diingat bahwa setelah momen itu berakhir, halaman Anda akan kembali ke peringkat sebelumnya. Hal ini bukan karena Ada yang salah dengan website Anda, tapi efek fresh content Anda terhadap momen yang berlangsung sudah berakhir. Fenomena ini disebut freshness boost, yang bisa dialami oleh website yang menampilkan informasi terbaru, seperti portal berita.

Sebuah website bisa mengambil keuntungan dari freshness boost dengan menciptakan content selalu mengikuti perkembangan kejadian penting di industri terkait.

Vertical & Horizontal Search

Faktor lain yang berperan penting dalam kesuksesan sebuah content website adalah Vertical & Horizontal Search. Dalam halaman hasil pencarian, selain menampilkan daftar website, Google juga menampilkan hasil pencarian vertikal serta horizontal.

Google menjalankan search engine yang memiliki spesialisasi dan terfokus informasi tertentu seperti gambar, berita atau content lokal. Vertical Search akan menampilkan hasil pencarian gambar, berita hingga video.

Inilah yang disebut Vertical Search karena tidak lagi terfokus pada topik yang luas, melainkan fokus pada satu segmen saja. Jika Anda memiliki content pada area tersebut, Anda mungkin lebih memiliki kesempatan untuk muncul pada bagian khusus dari halaman pencarian.

Baca Juga  Cara Promosi Online Yang Efektif Untuk Bisnis

Google mengumpulkan data dari seluruh website dengan tujuan untuk mendapatkan banyak keyword yang cocok dengan berbagai subjek yang luas. Inilah yang disebut Horizontal Search, karena fokus terhadap topik yang lebih luas.

Memiliki content yang mampu memiliki peringkat baik di halaman pencarian vertikal bisa membantu Anda disaat content kurang berhasil mendapat peringkat pada pencarian horizontal. Jadi, pastikan Anda juga membuat content untuk area vertikal yang relevan dengan website Anda.

Direct Answer

Google kini sedang berusaha untuk menunjukkan jawaban dalam hasil pencarian. Pertanyaan seperti “mengapa langit biru?” atau “berapa usia Barack Obama?” mungkin akan memberikan Anda jawaban tanpa harus klik satupun halaman website.

Lalu dari mana search engine mendapatkan jawaban-jawaban tersebut ? Terkadang, hasil pencarian menampilkan informasi otentik seperti daftar judul lagu atau judul buku. Dilain waktu, mereka menampilkan potongan informasi dari website terkait dengan memberikan tautan ke website asal.

Terjadi perdebatan mengenai keuntungan dan kerugian memiliki content yang digunakan sebagai direct answer. Sebab, ketika seorang pengguna internet menemukan jawaban pada halaman pencarian, mereka tidak perlu membuka website apapun yang tampil di halaman pencarian.

Terlepas dari semua itu, jika sebuah website digunakan oleh Google sebagai jawaban dalam fitur direct answer, maka ada dua alasan utama. Pertama, website tersebut terpercaya di mata Google. Kedua, meskipun masih diperdebatkan, tetap ditemukan bahwa sebuah website yang tampil sebagai direct answer tetap bisa mendapatkan pengunjung.

 

Sumber :

http://searchengineland.com/guide/seo/content-search-engine-ranking

http://primescripting.com/content-marketing/

One thought on “Korelasi Content dan Search Engine

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *