Taktik Guerrila Marketing Untuk Media Sosial

10 Tips Guerrilla Marketing Untuk Sosial Media

Guerrilla marketing(pemasaran gerilya) adalah strategi pemasaran kreatif, yang membutuhkan biaya rendah, non konvensional. Strategi ini didesain untuk perusahaan kecil agar bisa bersaing dengan kompetitor yang memiliki dana pemasaran lebih besar. Karena yang diperlukan untuk berhasil dalam pemasaran adalah kreatifitas dan betul-betul memahami target konsumen Anda.

Istilah “Guerrilla marketing” menjelaskan strategi pemasaran yang membutuhkan sedikit biaya, pemasaran yang tidak konvensional tapi memberikan hasil yang maksimal. Jay Conrad Levinson adalah orang yang pertama kali menciptakan istilah ini pada tahun 1984 dalam bukunya yang berjudul “Guerrila Advertising“. Istilah ini terinspirasi dari perang gerilya. Bentuk organisasi militer tak terstruktur ini menggunakan taktik seperti penyergapan, sabotase, penyerbuan dan elemen serangan mengejutkan lainnya.

Guerrila marketing mengikutsertakan taktik serupa dalam industri periklanan. Levinson mengemukakan bahwa Guerrilla marketing yang sukses membutuhkan waktu, energi dan imajinasi. Dimana dia dan Shange Gibson berkolaborasi dalam buku yang berjudul “Guerrila Social Media Marketing”, mereka menambahkan “komunitas” didalamnya. Dengan pemikiran ini, berikut 10 taktik untuk menggunakan strategi Guerrilla marketing pada media sosial seperti Facebook, Twitter, dll.

 

1. Membutuhkan Komunitas

Setidaknya Anda membutuhkan sebuah komunitas yang sesuai dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Cari atau bangun komunitas dengan bantuan media sosial Anda, pelajari dan pahami apa yang mereka sukai.

 

2. Berpikir Outside the Box

Ada banyak hal lain di dalam Guerrilla marketing selain mengelola media sosial untuk sebuah bisnis. Pakar marketing Nathan Dube menjelaskan: “Guerrila marketing adalah kombinasi dari musik, misteri, seni, kultur, humor dan dinamika sosial yang berfungsi sebagai promosi penjualan tetapi tidak terlihat seperti promosi penjualan. Guerrilla Marketing memanifestasikan dirinya sendiri sebagai panggilan untuk menjadi bagian dari pergerakan.” Guerrila marketing memiliki taktik yang fleksibel dan selalu mengalami perubahan. Jika Anda tinggal di Romania dan Twitter down(tidak dapat diakses) maka Anda bisa mendapatkan menu KFC gratis.
KFC Guerrilla Marketing

 

3. Rencanakan Guerrila Tweetup

Tweetup adalah pertemuan sebuah komunitas Twitter di dunia nyata. Untuk menyelaraskan pertemuan dengan filosofi Guerrilla marketing, Anda harus merencanakan sesuatu yang spesial dan menarik. Ingin mencoba ini? Baca beberapa tips untuk melakukan Tweetup yang sukses disini.

 

4. Lakukan Flash Mob

Flash mob adalah bentuk teater jalan yang dilakukan secara mendadak, yang biasanya ditampilkan dengan menarik dan lucu. Tentu saja, Anda harus menyiapkan dokumentasi untuk selanjutnya video flash mob ini bisa diposting di youtube dan jejaring sosial lainnya. Semakin menarik sebuah flash mob, maka semakin mudah untuk video tersebut bisa menyebar (viral) di sosial media. Salah satu contoh flash mob Guerrilla marketing adalah video “Girls Dancing in the Red Light District”.

 

5. Buat Proses Transaksi yang Mudah

Jay Conrad Levinson menuliskan “Sadari bahwa orang tidak suka melalui proses transaksi yang repot untuk membeli sesuatu, jadi Guerrilla menggunakan langkah yang halus untuk membuat bagian sulit tersebut menjadi sedikit lebih mudah. Langkah yang mudah antara lain konsultasi gratis, seminar gratis, brosur, video, demonstrasi, dan sample produk gratis.

 

6. Target Kedua Sisi Otak

Pendukung kesuksesan Guerrilla advertisement paham bahwa klien yang potensial bisa dilihat dari sisi otak kiri atau kanan mereka. Orang dengan otak kiri lebih memilih urutan, dan alasan logis dan merespon dengan baik kepada hal seperti “10 alasan untuk membeli produk ini”. Sebaliknya bagi mereka yang mengambil keputusan untuk membeli produknya dipengaruhi oleh otak kanan lebih menikmati hal emosional, daya tarik estetik dan lebih merespon kepada teknik pemasaran yang bisa membuat mereka terharu. Untuk itu buatlah strategi pemasaran yang terlihat menakjubkan sekaligus menyentuh perasaan. Salah satu contoh adalah, iklan Sarah Mclachlan Animal Cruelty. Orang dibalik ide iklan tersebut tahu bagaimana cara menggunakan Guerrilla marketing untuk menyentuh dua sisi otak sekaligus.

 

7. Selangkah Di Depan

Media sosial selalu berubah secara terus menerus. Anda diharuskan untuk memperhatikan tren, dan bisa memprediksi masa depan. Pengguna awal Google Plus dan Pinterest telah lebih dahulu memanfaatkan media ini, hanya karena mereka cepat tanggap melihat potensi Guerrilla marketing dari kedua sosial media ini.

 

8. Bersiaplah untuk Menangani Keluhan dan Kritik

Setelah Anda menampilkan bisnis Anda kepada publik melalui media sosial, berarti Anda harus siap untuk menangani kritikan. Lambat laun, kritikan pedas akan Anda dapatkan dari media sosial. Facebook, twitter dan sejenisnya merupakan tempat umum di internet dimana setiap pengguna memiliki kebebasan untuk mengungkapkan pendapat mereka. Mulai dari feedback positif, sanjungan terhadap layanan Anda sampai kritik pedas dan keluhan bisa Anda dapatkan. Banyak kasus mengenai komplain yang bisa saja palsu, yang biasanya dilakukan oleh kompetitor bisnis. Mudah-mudahan, beberapa fans Anda bisa membantu, tapi Anda juga harus siap untuk mendiskusikan setiap masalah keluhan melalui pesan pribadi, agar penyampaian penjelasan bisa bersifat lebih pribadi. Setelah Anda menemukan solusi yang memuaskan, posting hasilnya pada sosial media. Bersiaplah untuk melakukan blokir terhadap pihak yang dengan sengaja ingin merusak reputasi bisnis Anda di dunia maya.

 

9. Harga Waktu Follower Anda

Jangan membuat video berdurasi 10 menit bila dengan waktu 3 menit saja Anda bisa menyampaikan pesan yang dibutuhkan. Hal yang sama juga berlaku bagi posting artikel yang terlalu panjang dan ide Guerrilla marketing lainnya yang bsia disajikan lebih ringkas.

 

10. Up To Date & Eksekusi

Tetap ikut perkembangan Guerrilla marketing, mulai dari taktik  dan strategi untuk mendekatkan hubungan Anda dengan follower di media sosial. Perhatikan selera pasar, pikirkan ide Anda, rencanakan strategi. Setelah semuanya matang, lakukan implementasi dan lihat hasilnya.

Konsep Guerrila Marketing telah banyak digunakan oleh berbagai perusahaan di seluruh dunia, berikut beberapa contoh teknik pemasaran gerilya pada iklan konvensional, klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *