Jenis-Jenis Hosting

Jenis-Jenis Web Hosting

Semua website dan blog yang ada pada jaringan internet pasti membutuhkan dan dimulai dengan hosting.

Hosting adalah sebuah ‘wadah’ untuk menyimpan keseluruhan elemen sebuah website. Dibutuhkan hosting yang besar untuk menampung website dengan banyak sekali elemen.

Pada dasarnya ketika Anda membuka sebuah halaman website, saat itu sebenarnya Anda sedang menerima banyak sekali jenis bahasa kode. Browser yang Anda gunakan kemudian mengubah kode-kode tersebut menjadi sebuah tampilan yang bisa Anda pahami, yakni teks, gambar, tombol, video dan sebagainya.

Kode-kode untuk sebuah website terdiri dari banyak file berbeda, mereka dapat dibuat, diubah dan dihapus. File tersebut membutuhkan sebuah “tempat penyimpanan”. Jika pada komputer Anda memiliki hard drive, maka dalam hal ini Anda membutuhkan hosting.

Jenis-Jenis Hosting

Tidak sedikit pihak yang menyediakan beragam jenis web hosting, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu dengan jelas mana jenis web hosting yang Anda butuhkan. Lihat semua perusahaan penyedia, cari perbedaannya dan pilih perusahaan penyedia hosting yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Cara paling mudah yang digunakan untuk melihat paket hosting yang ditawarkan adalah dengan melihat teknologi yang digunakan untuk server. Kemudian cara lain yang dapat Anda gunakan adalah dengan melihat tingkat manajemen yang ditawarkan. Layaknya sebuah komputer yang harus dirawat, hal yang sama berlaku bagi hosting.

Sebagian besar perusahaan penyedia hosting juga menawarkan jasa manajemen server, namun sebenarnya Anda dapat membeli server yang Anda butuhkan untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Lalu cara selanjutnya adalah dengan melihat layanan tambahan yang ditawarkan. Beberapa layanan yang biasa ditambahkan adalah backup, scanning malware, pembersihan, sertifikat SSL, bandwidth CDN gratis, layanan platform tertentu dan lainnya.

Ada empat jenis hosting yang bisa Anda pilih, yaitu :

  • Shared hosting
  • VPS hosting
  • Dedicated hosting
  • Cloud hosting
Jenis Hosting
Jenis-jenis hosting (sumber www.webhostingsecretrevealed.net)

Shared Hosting

Bagi Anda dengan anggaran yang terbatas, maka shared hosting adalah pilihan yang paling cocok. Hosting ini sangat terjangkau, namun tidak terlalu baik dalam pengoperasiannya.

Baca Juga  Desain Website Terbaik 2017

Hosting jenis ini memiliki lingkungan dimana terdapat banyak sekali user untuk satu buah server, bahkan jumlah user bisa mencapai angka ribuan. Selain itu, satu user bisa saja memiliki lebih dari satu website yang akan semakin memenuhi hosting tersebut.

Masalah disini adalah seluruh website yang ada saling berbagi sumber server. Bayangkan jika salah satu website memiliki data kode atau file yang salah, atau bahkan ada website atau user yang banyak dikunjungi oleh pengguna. Hal itu bisa saja menyebabkan website memakan banyak memori sever dan hanya menyisakan sedikit memori untuk ribuan website lainnya.

Masalah tersebut juga akan menurunkan kinerja website lainnya. Hal ini disebut dengan efek “bad neighbor” atau “tetangga yang buruk”.

Agar adil, penyedia hosting lalu mencoba memperbaikinya dengan beberapa cara seperti mendeteksi website yang rusak, website dengan tingkat trafik yang tinggi, bekerja sama dengan user ataupun menonaktifkan website terkait secara sementara.

Oleh karena itu, apakah shared hosting adalah pilihan yang baik ? Tentu saja, khususnya untuk mengembangkan website baru dengan anggaran yang terbatas. Beberapa penyedia shared hosting adalah Bluehost, Siteground dan A Small Orange.

VPS Hosting

VPS adalah singkatan dari Virtual Private Server, merupakan jenis hosting yang paling populer dan seimbang. Server VPS masih merupakan lingkungan bersama seperti pada shared hosting, namun sangat berbeda cara pembagian spot memori untuk user.

Sebuah server untuk VPS biasanya terbatas hanya untuk 10-20 user dengan kapasitas memori yang sama rata. Misalnya ada 10 user, 10 GB RAM dan 200 GB memori hard drive pada server, maka setiap user berhak mendapatkan 1GB RAM dan 20GB memori.

Keuntungan lainnya dari VPS hosting adalah dapat dikonfigurasi dan memberikan lebih banyak fleksibilitas. Pada shared hosting Anda tidak bisa memodifikasi lingkungan Anda karena akan menyebabkan gangguan pada website lainnya. Namun dengan VPS hosting, akun Anda yang terkandung dengan mesin virtual membuat Anda bisa melakukan banyak perubahan tanpa mengganggu website atau user lainnya.

Baca Juga  6 Pengaruh Responsive Web Design Untuk Meningkatkan SEO

Selain itu, VPS hosting adalah hosting yang dapat terhitung. Karena Anda menjalankan mesin virtual yang berhubungan dengan server secara keseluruhan, jumlah sumber daya yang bisa Anda gunakan dapat meningkat dalam hitungan detik. Semua keuntungan tersebut merupakan kenyamanan yang sangat besar bagi pemilik usaha yang ingin mengembangkan website mereka.

Terkait biaya, VPS hosting umumnya berkisar di nominal US$ 20 per bulan. VPS bisa lebih mahal daripada nilai tersebut, namun tentunya memberikan Anda fasilitas yang jauh lebih baik daripada shared hosting.

Beberapa perusahaan penyedia VPS hosting yang terkenal adalah inMotion Hosting dan Dreamhost.

Dedicated Hosting

Dedicated hosting adalah hosting dimana Anda tidak tergabung dengan user lainnya karena hanya ada Anda sendiri. Hosting ini memberikan berbagai manfaat namun juga disertai dengan beberapa kelemahan.

Karena Anda memiliki komputer sendiri, maka banyak perusahaan yang memungkinkan Anda untuk melakukan perancangan sendiri. Anda bisa memilih jumlah dan jenis memori, OS yang akan digunakan dan elemen perangkat keras lainnya.

Kelemahan disini adalah Anda harus benar-benar mengerti tentang komputer dan teknologi server. Pada dasarnya Anda harus melakukan semua pekerjaan yang dibutuhkan secara mandiri.

Tidak hanya itu, Anda juga kemungkinan harus menginstall OS sendiri, mempersiapkan semua peralatan untuk menjalankan web server, security scanning, dan lainnya. Hal ini sebenarnya bukan sebuah bentuk kerugian dalam penggunaan dedicated hosting, namun semua aspek tersebut harus Anda ketahui. Untuk memudahkan pekerjaan, Anda membutuhkan admin server atau pengatahuan yang cukup untuk melakukannya sendiri.

Dengan fleksibilitas yang luas, Anda bisa menjalankan banyak aplikasi dengan cara yang lebih efisien. Anda juga bisa menjalankan tools untuk tujuan utamanya, yakni membuat website Anda lebih cepat ketika diakses.

Baca Juga  Cara Membuat Navigasi Website yang Ramah SEO

Anda juga perlu ingat, dengan dedicated hosting maka Anda harus melakukan sendiri perbaikan yang diperlukan jika ada kesalahan atau kerusakan. Pada VPS, jika sistem RAM sedang eror, maka modul memori lainnya akan langsung menggantikan. Sementara pada dedicated hosting, jika RAM mengalami masalah maka Anda membutuhkan waktu yang lebih lama hingga RAM bisa kembali berfungsi dengan baik.

Beberapa penyedia dedicated hosting yang terbaik adalah WiredTree, Greengeeks dan PickaWeb.

Cloud Hosting

Cloud Hosting
Ilustrasi cloud hosting (sumber i0.wp.com)

Pada dasarnya cloud hosting hampir sama dengan VPS hosting. Beberapa perusahaan tidak lagi menyebut hosting yang mereka gunakan dengan kata ‘VPS’, melainkan ‘Cloud’ atau ‘Cloud VPS’.

Untuk mempermudah pemahaman mengenai cloud hosting, Anda bisa menganalogikannya dengan penggunaan baterai. Jika Anda membeli satu baterai, maka Anda bebas menggunakannya kapanpun dan untuk berapa lamapun. Anda kemudian tidak bisa menggunakannya lagi jika baterai tersebut sudah kehabisan daya. Sama halnya dengan cloud hosting yang memungkinkan Anda untuk menggunakan sumber daya dari beberapa server dalam jaringan.

Sistem dengan cloud memberikan Anda perlindungan yang lebih terhadap serangan DDoS, yakni serangan yang menargetkan rusaknya server Anda dengan menggunakan ribuan ‘sistem zombie’ yang menyerang secara bersamaan. Saat ini metode terbaik untuk terlindung dari serangan seperti itu adalah dengan memblokir request atau permintaan sebanyak mungkin dan menyebar sisanya dalam jaringan besar.

Jika Anda ingin memperbesar website Anda dibandingkan dengan sistem tradisional, maka sistem cloud hosting ini adalah pilihan yang baik. Banyak perusahaan mengganti sistem VPS mereka dengan Cloud karena manfaat yang ditawarkan. Beberapa penyedia cloud hosting yang terkenal adalah Dreamhost, Google Cloud Platform, Amazon Web Services dan Linode.

Jadi, mana hosting yang paling cocok untuk Anda gunakan ?

Sumber :
https://hostingfacts.com/different-types-of-web-hosting/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *