target-konversi

Pengertian Konversi Website & Cara Meningkatkannya

Pengertian konversi

Konversi atau conversion rate adalah istilah dalam digital marketing yang berarti pencapaian sebuah tujuan dari kampanye pemasaran. Jika dalam sebuah website, maka konversi yang dimaksud adalah ketika pengunjung website tidak hanya berkunjung tapi juga melakukan tindakan yang menjadi goal bisnis Anda.

Bentuk tindakan setiap pengunjung sangat berbeda-beda dan bervariasi pada setiap website. Mulai dari melakukan transaksi (membeli produk), pendaftaran keanggotaan, langganan newsletter, download software dan sebagainya.

Tingkat konversi yang tinggi bergantung pada sejumlah faktor dimana keseluruhan faktor tersebut harus memperlihatkan hasil yang memuaskan dan diinginkan. Seperti tingkat ketertarikan pengunjung untuk berinteraksi dengan website, tawaran yang menarik dan kemudahan dalam melakukan aktivitas di website tersebut.

Tingkat ketertarikan pengunjung dapat dimaksimalkan dengan menempatkan pengunjung yang tepat di tempat dan waktu yang tepat. Tawaran yang menarik biasanya termasuk nilai proposisi dan seberapa baik nilai tersebut disajikan. Perlu Anda ingat, aspek kecil pada website terkadang memiliki dampak atau pengaruh yang besar sehingga bisa meningkatkan konversi daripada aspek lainnya.

Sementara itu kemudahan pengunjung berinteraksi dengan website tergantung pada kegunaan website terkait, termasuk navigasi yang intuitif dan cepatnya loading halaman.

Apa Yang Membuat Website Memiliki Tingkat Konversi Tinggi?

Perusahaan yang melakukan pendekatan terstruktur terhadap optimasi konversi adalah perusahaan yang akan mendapatkan tingkat penjualan yang lebih besar dibandingkan website lainnya. Lalu, bagaimanakah dengan website Anda? Sudahkah Anda memiliki website dengan tingkat konversi yang tinggi?

Sebelum mengetahui rahasia yang dimiliki dan digunakan website bertingkat konversi tinggi, ada baiknya Anda melihat beberapa fakta berikut ini :

  • Judul dan halaman website Anda memiliki waktu 0-8 detik untuk dapat menarik perhatian pengunjung. Setelah 8 detik, mayoritas pengunjung akan meninggalkan website Anda jika tak ada faktor yang menarik bagi mereka.
  • Sekitar 96% pengunjung yang datang ke website Anda tidak siap untuk membeli atau melakukan transaksi.
  • Semakin banyak Anda memilki landing page, maka akan semakin banyak pula lead yang Anda dapatkan.
  • Content video bisa meningkatkan pembelian sebuah produk sebanyak 144%.
  • Delay A 1 pada website Anda bisa mengakibatkan penurunan konversi sebanyak 7%.
  • Metode pengujian A/B kini banyak disukai dan dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar.
Baca Juga  Mobile Testing Tool Baru Google 2016

1. Membuat Penawaran Yang Unik dan Jelas

Anda harus membuat website dan landing page yang mudah dimengerti dan digunakan oleh pengunjung. Rancang website sehingga pengunjung dapat mengetahui keuntungan dan manfaat seperti apa yang bisa mereka dapatkan dari perusahaan Anda.

Contohnya MailChimp, sebuah perusahaan penyedia layanan email yang memiliki faktor pembeda sehingga membuat orang-orang lebih mudah mengenalnya walaupun ada banyak sekali penyedia layanan email di luar sana. MailChimp memiliki fitur ‘to do list’ sehingga memudahkan penggunanya untuk menjadwalkan tugas atau email yang harus mereka kerjakan.

mailchimp2Contoh penawaran MailChimp

Pada dasarnya, buat tampilan yang menyampaikan pesan penting dan penawaran terbaik bagi pengguna sehingga mendorong mereka untuk membeli ataupun menggunakan jasa yang Anda suguhkan.

2. Menguji Coba Calls-to-Actions (CTA)

Perusahaan Hubspot meningkatkan konversi mereka sebanyak 105,9% dengan cara menghadirkan calls-to-action yang jelas dan mengarahkan pengguna ke tahap selanjutnya tanpa proses yang rumit. Mereka kemudian menyajikan informasi mengenai perusahaan dan apa saja yang mereka tawarkan ke pengunjung.

hubspotContoh CTA HubSpot

Tidak hanya itu, perusahaan tersebut juga membuat judul yang lebih efektif, serta menggunakan content visual untuk memandu pengguna. Perubahan-perubahan tersebutlah yang membuat tingkat konversi semakin tinggi.

Contoh lainnya adalah Mozilla yang meningkatkan download dari browser Firefox dengan memperkuat calls-to-action mereka. Penggunaan tombol dengan label “Download Now – Free” lebih baik daripada “Try Firefox 3”. Kalimat tersebut memperjelas bahwa Firefox bisa didapatkan secara gratis dan mendorong pengguna untuk mendownload program tersebut.

firefoxContoh CTA Firefox

Sementara itu website ProFlowers dikenal dengan tingkat konversi mereka yang tinggi, dimana diperkirakan sekitar 40%. ProFlowers membuat proses pembelian bunga bagi para pelanggan dengan lebih mudah.

Baca Juga  6 Tools Untuk Membuat Survei Online Gratis

ProFlowers merancang agar pelanggan tak perlu lagi mengajukan pertanyaan dan menghilangkan hambatan pada proses pembelian. Anda juga bisa menyertakan video behind the scene jalannya perusahaan Anda dan bagaimana Anda mengoperasikannya.

Berikan kolom agar pengunjung bisa memberikan komentar mereka. Anda harus mengerti sudut pandang kebutuhan pelanggan, termasuk kendala-kendala mereka dan apa saja yang mereka cari.

3. Uji Coba Headline

Headline bisa menyukseskan atau malah menghancurkan website Anda. Mengingat kesan pertama dari pelanggan sangat dibutuhkan, maka aspek headline sangat berpengaruh bagi website Anda.

Memiliki judul yang jelas dan proporsi nilai yang unik sangatlah penting. Pasang promo ataupun penawaran bagi pelangganan di headline website Anda.

solidgiant-headline-copyContoh headline Solid Giant

Hindari penggunaan bahasa yang membingunkan dan ciptakan headline menarik yang bisa ‘memecahkan masalah’ pelanggan ataupun pengunjung Anda.

4. Gunakan Formulir Yang Sederhana

Seorang ahli konversi, Tim Ash, mengatakan agar lebih baik mencantumkan poin-poin penting saja pada formulir yang ada di website. Sebuah website yang menyajikan formulir dengan puluhan pertanyaan untuk kemudian diisi biasanya sering ditinggalkan oleh pengguna (bounce).

Penting untuk menghormati waktu pelanggan. Jika seorang pelanggan sudah tertarik dan membuka halaman untuk mendaftar, maka pastikan agar mereka tidak berhenti di tengah proses hanya karena formulir Anda terlalu panjang.

Contohnya saja formulir untuk mendaftar Dropbox, hanya berisikan kolom nama, email dan juga password. Mereka tidak meminta username, pertanyaan pengamanan, tanggal lahir, verifikasi kode dan lainnya.

dropboxContoh form Dropbox

Sementara pada ProFlowers, mereka tak memaksa penggunanya untuk mendaftar sebelum membeli. Jika Anda hanya melakukan sekali pembelian, mereka pun tidak mempersulit proses transaksi. Pelanggan tak harus membuat akun baru untuk bisa melakukan pembelian.

Baca Juga  Hindari Cara Ini Dalam Pemasaran Bisnis Anda

proflowersContoh form ProFlowers

Berikut tips lainnya yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan konversi:

  • Gunakan fitur “Chat Now” yang meningkatkan konversi sign up sebanyak 31%
  • Cars.com berhasil meningkatkan konversi mereka sebanyak 2,7% dengan menggunakan segel keamanan di website
  • Masukkan informasi diskon atau promo pada judul bisa meningkatkan konversi pada cart sebanyak 148,3%
  • Keuntungan, bukti sosial dan indikator kredibel lainnya bisa meningkatkan konversi pada landing page sebanyak 144,1%
  • Mengubah tombol calls-to-action dari warna hijau ke warna merah bisa meningkatkan konversi sebanyak 34%
  • Tunjukkan testimoni dari pelanggan
  • Buat website Anda menjadi mobile friendly


http://www.marketingterms.com/dictionary/conversion_rate/
https://blog.kissmetrics.com/what-converting-websites-do/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *