media sosial terbaru

Media Sosial Terbaru 2017 Yang Harus Dicoba

Tidak ada kata “berhenti” jika menyangkut mengenai perkembangan teknologi dan informasi saat ini. Setelah tenarnya Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest dan Path, kini banyak bermunculan platform media sosial baru yang secara inovatif bisa menghubungkan Anda dengan banyak orang lainnya di dunia.

Media sosial terbaru 2017

Setidaknya ada enam media sosial terbaru yang mulai mendapat perhatian publik dan wajib Anda coba baik untuk penggunaan sendiri atau perusahaan:

1. Peach

peach

Aplikasi Peach digambarkan sebagai campuran antara Twitter dan Slack. Peach didirikan oleh Dom Hofmann yang merupakan salah satu pendiri Vine. Tidak seperti media sosial lainnya yang berbasis website, Hofmann merancang Peach sebagai media sosial berbasis aplikasi (untuk smartphone) yang digunakan dengan sistem “friend” bukan “follower”.

Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengetik suatu huruf sebagai “perintah” ketika ingin melakukan sesuatu. Misalnya huruf “G” untuk menampilkan gif, “Sa” untuk menambilkan Safari dan “Draw” untuk menggambar sesuatu.

Selain itu, Peach menghindari “berita umpan” dan penggunaan hashtag. Peach tersedia pada sistem operasi Android dan juga iOS sejak Januari 2016.

2. We Heart It

we heart it

Media sosial bernama We Heart It ini merupakan media sosial berbasis visual yang memungkinkan pengguna untuk mencari dan mendapatkan gambar yang mereka inginkan dari jutaan gambar yang tersedia. We Heart It menggambarkan diri mereka sebagai “A home for your inspiration” dan sebuah tempat untuk “Organize and share the things you love”.

Aplikasi yang berdiri sejak 2011 ini memungkinkan pengguna untuk mengumpulkan atau memberikan “heart” sebagai tanda suka pada gambar yang mereka sukai. Dapat dikatakan We Heart It memiliki fungsi yang mirip dengan Pinterest.

Sekitar 80% pengguna media sosial ini berusia di bawah 24 tahun dengan penggunaan terbanyak berasal dari gadget (dibandingkan website).

Baca Juga  Cara Menggunakan Instagram Location Untuk Bisnis

3. Ello

ello

Ello adalah media sosial yang dibuat oleh Paul Budnitz dan Todd Berger pada tahun 2014. Agar lebih eksklusif, media sosial ini dibuat bebas iklan sehingga tak mengganggu pengguna. Berpenampilan awal seperti Facebook, kini Ello memiliki tampilan mirip Pinterest yang menampilkan seni, fotografi, fashion dan sebagainya.

Beberapa hal yang diklaim oleh Ello diantaranya tidak menjual data pengguna ke pengiklan atau pihak ketiga, tidak menunjukkan iklan dan juga tidak menerapkan kebijakan nama asli

Seperti Google+, Ello telah berpegang pada jaringan pengguna sehari-hari yang setia pada media sosial yang digunakannya tersebut.

4. Polyvore

polyvore

Media sosial Polyvore mengadopsi bentuk jaringan sosial komunitas yang berkantor pusat di Silicon Valley, California. Virtual mood board yang disediakan oleh Polyvore memungkinkan anggota komunitas untuk mengupload produk ke dalam indeks produk bersama, dan menggunakannya untuk membuat kolase gambar yang disebut “Sets”.

Pengguna bisa dapat mencari Sets pengguna lain untuk mendapatkan inspirasi, berbagi kumpulan Sets dengan teman dan berinteraksi dengan orang melalui komentar dan “Likes”. Karena Polyvore bersifat visual, pengguna banyak memanfaatkannya untuk membuat Sets yang berhubungan dengan dekorasi, kecantikan dan fashion.

Pemilik toko online yang menggunakan Polyvore juga bisa mengupload gambar produk mereka dan menautkannya ke website mereka ataupun hanya menggunakan Polyvore untuk menarik pengguna dengan “Sets” berisi konten mereka

5. Bebo

 

bebo

Media sosial yang diluncurkan pada tahun 2015 ini menggambarkan dirinya sebagai perusahaan yang memimpikan akan aplikasi sosial yang menyenangkan. Pendiri Bebo yang bernama Joe Mbu sempat menutup aplikasi ini, namun kembali diluncurkan dengan versi baru pada Desember 2014.

Pengguna menerima halaman profil pribadi di mana mereka bisa memposting blog, foto, musik, video, dan kuesioner, yang dapat dijawab oleh pengguna lain. Selain itu, pengguna dapat menambahkan orang lain sebagai teman dan mengirimi mereka pesan serta memperbarui profil pribadi.

Baca Juga  Cara Menghitung ROI Sosial Media Untuk Bisnis

Setiap Pengguna Bebo menerima sebuah profil, termasuk dua modul khusus: bagian komentar di mana pengguna lain dapat meninggalkan pesan, dan daftar teman pengguna.

6. Fyuse

fyuse

Media sosial Fyuse dapat disebut sebagai salah satu media sosial yang cocok bagi fotografer atau pecinta fotografi. Fyuse memungkinkan pengguna untuk memotret dan berbagi (sharing) hasil jepretan mereka dalam bentuk 3D.

Tidak memerlukan alat tambahan tertentu, pengguna cukup memiringkan atau menggeser smartphone untuk menghasilkan gambar yang interaktif. Fyuse memadukan seni fotografi dan videografi untuk menciptakan hasil yang memuaskan dan beda dari media sosial lainnya.

Dengan Fyuse, pengguna media sosial tidak perlu lagi khawatir bahwa hasil foto mereka akan blur atau berkualitas rendah.

Mirip seperti Instagram, pengguna bisa memberi komentar, “Likes”, dan re-shared konten untuk follower (disebut dengan Echo). Gambar yang ada juga bisa disimpan masing-masing ataupun disebar ke paltform media lainnya seperti Facebook dan Twitter.