Bloging

13 Langkah Sebelum Memulai Blog Anda

Meluncurkan sebuah blog adalah pekerjaan yang cukup besar untuk Anda lakukan demi mendukung perkembangan website bisnis Anda. Ada banyak kelengkapan yang perlu dilakukan sebelum akhirnya Anda memiliki blog yang banyak dikunjungi oleh orang lain atau bahkan calon konsumen.

Pada dasarnya, ada 13  langkah penting yang harus Anda lakukan sebelum meluncurkan blog untuk bisnis Anda :

  • Pilih hosting
  • Pilih tema untuk blog
  • Tentukan target Anda
  • Tentukan merek Anda
  • Selesaikan rencana bisnis blog
  • Aktif di sosial media
  • Bangun jaringan
  • Menyiapkan postingan
  • Buat Kalender editorial
  • Buat halaman “Start Here”
  • Pilih software untuk email
  • Berikan insentif bagi pendaftar newsletter
  • Periksa link Anda

Mari kita bahas setiap langkah tersebut :

1. Pilih Hosting

Tanpa hosting maka Anda tidak akan pernah bisa meluncurkan sebuah website blog. Tidak harus mengeluarkan banyak biaya untuk membeli hosting, terutama jika Anda baru memulai dunia blog ini. Pilih hosting yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda.

Ada banyak jenis hosting yang ada, namun tidak semua hosting memiliki kemampuan atau layanan yang sama. Jika Anda menggunakan WordPress, cari hosting yang berspesialisasi pada website WordPress. Idealnya, hosting yang Anda cari harus menawarkan instalasi WordPress untuk memudahkan Anda mengelola blog.

2. Pilih Tema Untuk Blog

Tema website

Tema yang Anda pilih akan menentukan tata letak dan tampilan blog Anda. Ketika akan memilih tema, Anda akan menemukan adanya dua kategori tema yaitu premium dan gratis.

Jika Anda memiliki budget atau anggaran yang terbatas, maka jangan memaksakan membeli tema premium. Ada banyak tema gratis yang sebagus dan semenarik tema premium. Hanya saja banyak yang menggunakan tema gratis sehingga tampilan blog Anda tidak akan unik.

3. Tentukan Target Anda

Walaupun Anda bebas mau menuliskan apapun pada blog, sebaiknya Anda tidak melakukan hal itu. Blog yang terkenal dan sukses memiliki target yang jelas.

Alasannya adalah para pembaca blog suka untuk mengetahui apa yang akan mereka lihat dan dapatkan dari sebuah blog. Jika Anda membuat blog mengenai desain misalnya, maka pembaca akan mengharapkan adanya tulisan mengenai desain.

Baca Juga  19 Alasan Memiliki Website Untuk Bisnis

Jangan membuat pembaca harus menebak tentang tulisan seperti apa yang akan Anda buat selanjutnya. Hal itu akan menggagalkan blog Anda dan semua yang Anda lakukan. Hindari hal ini dengan menentukan target sebelum memulai blog Anda.

4. Tentukan Merek Anda

Merek bukan hanya mengenai logo dengan desain yang bagus, melainkan sebuah hal yang akan menciptakan pengalaman kohesif bagi pembaca dan konsumen Anda. Bagaimana caranya ? Yakni dengan berinteraksi langsung dengan orang lain secara online misalnya dengan sosial media.

Pikirkan mengenai apa yang ingin Anda dengar dari orang lain mengenai merek Anda. Ciptakan warna, ukuran, logo dan pengalaman merek dari hal itu. Selain itu, tentukan visi yang jelas untuk merek Anda sehingga dapat menghemat waktu di masa depan jika memang akan direncanakan perubahan.

5. Selesaikan Rencana Bisnis Blog

Sediakan waktu untuk merencanakan masa depan blog Anda. Anggap blog Anda sebagai bisnis kedua yang Anda miliki dan ajukan sendiri pertanyan-pertanyaan sulit yang bisa mengasah tujuan blog Anda.

Satu hal yang harus Anda terus perhatikan adalah melihat target utama Anda dan apa yang sedang mereka lakukan. Lihat apa yang sekiranya bisa Anda lakukan untuk mereka dan akhirnya berujung kepada interaksi dan transaksi di website utama Anda.

Blog
Infografik penggunaan blog (www.johneengle.com)

6. Aktif Di Sosial Media

Pastikan Anda memberikan pemberitahuan sebelum meluncurkan blog Anda untuk mendapatkan perhatian dari orang lain. Anda bisa menampilkan cuplikan blog Anda melalui soaial media. Salah satu hal terbaik dari penggunaan sosial media adalah Anda bisa memanfaatkan aplikasi scheduler untuk membantu postingan Anda ketika Anda sedang disibukkan oleh kegiatan lain.

Coba untuk bergabung dengan grup Facebook bersama target pasar Anda dan aktif di dalamnya. Jangan hanya memposting produk atau tulisan Anda, melainkan ikut memberikan komentar atau menjawab pertanyaan di kelompok tersebut.

Baca Juga  7 Langkah Sebelum Memulai Digital Marketing

7. Bangun Jaringan

Selalu ingat bahwa ada banyak blog lainnya yang memiliki target sama dengan Anda, dan Anda perlu untuk mengetahui beberapa pemilik blog tersebut. Membangun jaringan dengan blogger lainnya yang memiliki target sama, maka Anda bisa mendapat informasi lainnya mengenai target yang dituju.

Luangkan waktu untuk membaca blog dan website lainnya, berikan komentar dan follow mereka di sosial media seperti Twitter dan Instagram. Menjadi seorang netizen akan mendorong orang untuk memberikan nasihat untuk Anda dan blog yang Anda buat.

8. Menyiapkan Postingan

Sebelum Anda meluncurkan blog, persiapkan setidaknya dua atau tiga bahan yang sudah siap dan akan diposting. Dengan demikian pengunjung langsung mendapatkan informasi ketika membuka blog Anda. Karena untuk memulai blog, Anda membutuhkan konten dalam jumlah yang cukup.

Selain itu, walaupun memiliki halaman “About” dan “Start Here” adalah hal yang bagus, pengunjung tak akan benar-benar berinteraksi dengan Anda melalui halaman tersebut. Melainkan pengunjung bisa berinteraksi dengan Anda melalui konten. Kemudian, dengan adanya beberapa tulisan atau konten lainnya yang sudah diposting membuat pengunjung lebih percaya pada blog Anda.

9. Buat Kalender Editorial

Salah satu strategi yang bagus adalah memiliki rencana jangka panjang dengan membuat kalender editorial. Anda bisa merencanakan posting untuk berbulan-bulan atau bahkan untuk satu tahun ke depan.

Dengan kalender editorial, Anda bisa melihat apa saja tulisan yang akan dibuat selanjutnya, sehingga Anda dapat mencari atau mempersiapkan bahan sedini mungkin.

10. Buat Halaman “Start Here”

Ada beberapa alasan mengapa Anda harus membuat halaman ini. Pertama, halaman ini akan memandu pengunjung untuk beralih ke halaman selanjutnya yang mereka cari. Anda memiliki kesempatan untuk membawa pengunjung ke halaman yang Anda inginkan.

Selain itu, halaman “Start Here” juga memberikan gambaran besar mengenai blog Anda kepada pengunjung. Dengan demikian, pengunjung bisa mengetahui apa yang bisa mereka dapatkan dari blog Anda.

Baca Juga  10 Tips Optimasi SEO Toko Online

11. Pilih Software Untuk Email

Selagi Anda mengumpulkan audiens, Anda sebaiknya memiliki newsletter untuk dikirimkan ke luar. Newsletter memungkinkan Anda untuk berinteraksi dengan audiens pada level tertentu dan memberikan mereka konten yang lebih baik. Untuk melakukan hal ini, Anda memerlukan layanan email atau software.

Ada beberapa pilihan seperti MailChimp, ConvertKita, ConstantContact dan AWeber. Apapun yang Anda pilih, pastikan untuk mengujinya terlebih dahulu sebelum mengirimkan sesuatu ke audiens. Anda harus melihat hasil jadi email tersebut sehingga tahu apa yang harus diperbaiki jika ada kesalahan.

12. Berikan Insentif Bagi Pendaftar NewsLetter

Jika Anda ingin agar orang lain sign up atau mendaftar untuk menerima newsletter dari blog Anda, sebaiknya Anda juga memberikan insentif untuk mereka. Insentif yang dimaksud disini adalah konten yang relevan dengan kebutuhan atau minat mereka. Misalnya saja Anda membuat blog kuliner, maka Anda bisa memberikan insentif berupa tulisan mengenai resep masakan tertentu.

Pastikan Anda membuat konten insentif ini dengan baik, bukan hanya konten asal yang dibuat dengan terburu-buru dan seadanya. Jika Anda tidak melakukan hal itu, maka audiens atau pembaca setia blog Anda tidak akan terkesan, bahkan tidak mau melakukan transaksi dengan Anda.

13. Periksa Link Anda

Tugas ini bisa membosankan apalagi jika ada banyak link pada blog Anda. Namun hal ini sangat diperlukan untuk memastikan blog Anda berjalan dengan benar dan tak membingungkan pengunjung.

Bayangkan jika ada pengunjung yang benar-benar membutuhkan sebuah informasi pada blog Anda namun mereka berujung pada halaman kosong karena link yang mereka klik adalah link yang rusak atau error. Hal itu akan mengecewakan mereka.

Sumber :

http://blogmanual.com/things-to-do-before-you-launch-your-blog/