Three Click Rule

Apakah Three Click Rule Masih Efektif?

User Experience (UX) atau pengalaman konsumen yang baik berarti menunjukkan konversi yang baik pula. Selama ini web developer beranggapan bahwa website yang baik hanya memerlukan tiga kali klik (three click rule) untuk sampai pada tujuan.

Namun, semakin lama three click rule tidak lagi dirasa efektif ataupun berpengaruh karena tidak membuat perbedaan terhadap website. Banyaknya klik yang dilakukan pengunjung belum tentu membuat mereka terlibat dengan konten ataupun membeli suatu produk.

Sebuah studi menganalisis, lebih dari 8.000 klik akan melihat keberhasilan atau kegagalan pengguna. Maksud disini adalah mendapatkan apa yang dicari dan berapa kali klik dilakukan hingga akhirnya menyerah dan meninggalkan website. Hasil mengatakan, klik yang paling banyak dilakukan pengguna adalah sebanyak 25 kali. Sementara klik yang paling sedikit dilakukan adalah dua atau tiga kali sampai akhirnya mereka berhenti di suatu halaman.

Jika three click rule adalah aturan yang berdasarkan data, maka terlihat variasi luas dalam jumlah halaman yang mereka kunjungi. Analisis yang dilakukan memiliki hasil tidak adanya relasi antara jumlah klik dan keberhasilan pengguna menemukan konten yang mereka cari.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa tidak ada korelasi antara jumlah klik dengan perilaku pengguna, dan juga tidak ada korelasi antara jumlah klik dengan kepuasan pengguna.

Jangan Biarkan Pengguna Atau Calon Konsumen Anda Menyerah

Pengguna akan meninggalkan sebuah website jika mereka tak bisa menemukan apa yang mereka cari, atau setidaknya informasi terkait mengenai hal tersebut. “Sinyal informasi adalah sejauh mana pengguna dapat memprediksi apa yang akan mereka temukan jika mereka mengikuti suatu arahan tertentu dari sebuah website,” kata Jakob Nielsen berdasarkan teori mencari makanan.

Teori ini berkaitan dengan bagaimana pengguna berinteraksi melalui analogi hewan mencari makanan. Dalam kerajaan hewan, predator yang mengikuti aroma yang kuat percaya bahwa mereka akan mendapat mangsanya. Mengikuti hal tersebut, pengguna akan terus melakukan pencarian selama mereka menemukan link yang akan mengarahkan mereka untuk mencapai tujuan tertentu.

Baca Juga  Jangan Lakukan Hal Ini Pada Website Anda

Fight

“Pada penelitian kami tentang kegunaan dari website toko online, misalnya pengguna mencari kursi bayi untuk mobil mereka. Pada logikanya mereka akan mencari di bagian otomotif, namun ternyata tidak ada barang tersebut. Pengguna lalu berpikir toko online tersebut tidak menjual kursi bayi yang mereka cari dan akhirnya mereka beralih ke toko online lainnya. Padahal kursi bayi dijual disana pada pada sektor lain (misalnya bagian kebutuhan bayi) namun tidak ada petunjuk yang mengarahkan kesana,” kata Nielsen.

Gunakan Struktur Yang Logis

Sebuah website atau toko online tanpa navigasi, konten, link dan elemen hierarki pembangun lainnya yang kuat, akan ditinggalkan oleh pengguna (bounce). Hal ini berarti toko online tersebut juga akan kehilangan pendapatan mereka. Kembali, aspek ini juga tak berkaitan dengan aturan three click rule.

Sertakan Elemen Desain User Interface

Banyak jenis dan tampilan website yang sangat bervariasi dan tidak ada satupun website yang bisa memenuhi kebutuhan semua penggunanya secara sempurna. Namun jika website Anda dibangun dengan desain yang baik, maka hal itu merupakan langkah awal yang baik.

1. Headline : Tarik perhatian pengguna dengan memberikan promosi yang mereka inginkan
2. Sub-header : Deskripsikan produk Anda
3. Proposisi nilai : Tarik calon pelanggan yang berpotensial (misalnya dengan penawaran kualitas produk yang tinggi)
4. Gambar yang relevan : Mengandung gambar bermakna terhadap produk
5. Formulir : Sampaikan informasi kontak pelanggan dan buat formulir Anda menjadi sederhana namun efektif serta kreatif
6. Ikon media sosial : Cantumkan ikon media sosial perusahaan Anda (jika ada)
7. Struktur navigasi dan elemen : Navigasi yang mengarahkan pengunjung haruslah ramah atau tidak membingungkan mereka

Ingat Pemakaian Pada Perangkat Mobile

Ketika membicarakan mengenai mobile, maka landing page yang baik sangat penting untuk mendorong tindakan pengguna dengan ruang yang terbatas.

Baca Juga  Website Untuk Belajar Coding Secara Gratis

Pengguna perangkat mobile biasanya memiliki waktu yang terbatas. Oleh karena itu jika informasi yang Anda sampaikan susah untuk dipahami, mereka akan pergi (bounce) atau beralih ke website lainnya.

Mobile Friendly

Selain itu, pikirkan mengenai ukuran teks dan konten lainnya yang dilihat melalui perangkat mobile. Konten harus berukuran cukup besar sehingga pengguna tidak harus melakukan zoom.

Setidaknya, landing page Anda harus :

  • Relevan dengan pengguna dan menampilkan poin-poin yang unik
  • Menyampaikan nilai dan penawaran produk secara jelas
  • Menampilkan call-to-action yang jelas untuk mendorong tindakan pengguna

Gambar dan Warna

Ketika mempertimbangkan mengenai elemen desain untuk website Anda, maka bayangkan halaman website Anda secara utuh.

Pikirkan mengenai warna yang lebih efektif dan relevan dengan website serta produk yang Anda tawarkan dengan menggunakan psikologi warna dalam desain. Penggunaan warna mempengaruhi kita dalam berbagai macam emosi.

Misalnya biru tua yang dikaitkan dengan dunia profesi seperti hukum atau keuangan karena menginspirasi rasa percaya dan merah. Sementara itu warna hijau sering digunakan pada website yang berkaitan dengan alam.

Lebih Sedikit Lebih Baik

Merancang landing page bukan tugas yang mudah karena Anda tidak bisa memenuhi semua keinginan atau kebutuhan pengguna. Oleh karena itu Anda harus sepenuhnya memperhatikan segala detail untuk memastikan agar Anda sukses 100%.

Menerapkan aspek psikologi pada desain bisa menginformasikan Anda mengenai pilihan warna dan jumlah elemen desain yang akan dimasukkan ke website. Halaman yang sederhana biasanya lebih efektif, namun hal ini tergantung pada target pengguna dan industri yang Anda incar.

Lakukan semua hal di atas dengan baik dan benar, kemudian Anda akan dengan mudah melihat konversi website Anda. Jangan lupa untuk selalu menguji setiap halaman website Anda sebelum diluncurkan secara resmi.

Baca Juga  Tips Desain Website Fashion

Banyak faktor penentu lainnya yang membuat seseorang tetap bertahan pada sebuah website yang bukan berdasarkan pada aturan three click rule. Jumlah klik yang dilakukan oleh pengguna tidak mempengaruhi banyaknya kepuasan mereka dan tidak harus dianggap lebih cepat.

Yang benar-benar dihitung dalam hal ini adalah kemudahan navigasi dan sinyal informasi yang konstan di sepanjang perjalan pengguna mengakses website Anda.

Sumber :

https://www.uxpin.com/studio/blog/designing-ux-conversions-beyond-3-click-myth/

http://uxmyths.com/post/654026581/myth-all-pages-should-be-accessible-in-3-clicks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *