chubbies

6 E-Commerce Yang Sukses Di Pasar Ritel Online

Penjualan retail online di Amerika meningkat 15% sejak tahun 2013, dan diharapkan bisa mencapai USD 370 milyar pada akhir 2017. Perkembangan teknologi dan perilaku konsumen telah menciptakan kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi perusahaan e-commerce. Khususnya bagi generasi milenium yang sangat erat dengan dunia digital, merekalah yang akan menjadi mayoritas konsumen beberapa tahun kedepan.

Berbeda dengan toko fisik, perusahaan e-commerce jauh lebih efisien karena mereka tidak membutuhkan biaya untuk sewa tempat dan memiliki jalur distribusi langsung ke konsumen. Dengan platform online shopping seperti Shopify, Magento, dan Bigcommerce, biaya yang dibutuhkan untuk memulai bisnis online shop telah berkurang secara signifikan. Platform tambahan seperti Symphony Commerce dan Shipwire membantu kebutuhan sumber daya manusia dan pengelolaan logistik jika perusahaan Anda berkembang. Lebih mudah bagi perusahaan untuk membangun bisnis e-commerce dibanding bisnis perdagangan konvensional. Dengan kemudahan tersebut, perusahaan bisa memanfaatkan waktu untuk lebih fokus membangun brand dan berkomunikasi dengan konsumen tanpa harus mencemaskan masalah logistik dan infrastruktur.

Tidak sedikit dari perusahaan-perusahaan baru ini yang memahami pentingnya menghubungkan brand mereka dengan gaya hidup tertentu. Dengan melakukan hal itu, mereka bisa berinteraksi dengan konsumen yang sesuai dengan target pasar dan melayani mereka dengan cara yang lebih intim dan otentik.

Berikut beberapa kisah suskes E-Commerce di pasar ritel online Amerika:

1. Ahli Pengalaman Penggunaan Produk

Konsumen saat ini memiliki kekuatan lebih untuk mempengaruhi reputasi sebuah brand lebih dari sebelumnya. Selain memiliki produk dengan kualitas tinggi, banyak perusahaan juga terfokus pada pengalaman penggunaan produk yang memiliki muatan promosi, kemasan, dan layanan purna jual. Perusahaan-perusahaan ini akan melayani konsumen dengan sangat baik, mulai dari memberikan ongkos kirim gratis, pengembalian gratis, hingga bonus tiap pembelian.bevel

Baca Juga  12 Website Aplikasi HR & Payroll Indonesia Yang Harus Dicoba

Bevel

Bevel merupakan paket alat cukur pertama yang didesain khusus bagi pria dengan rambut keriting. Selain memiliki kemasan yang menarik, pemiliknya menuliskan ucapan terima kasih pada sepotong kertas bagi semua konsumen di masa awal penjualan. Kunjungi https://getbevel.com

Chubbies

Chubbies adalah perusahaan yang berlokasi di San Fransisco. Mereka mengklaim bahwa mereka memproduksi “celana pendek terbaik” untuk pria. Mereka mengirimkan salah satu newsletter terbaik bagi konsumen, yang tidak hanya sangat menghibur untuk dibaca tapi juga menampilkan citra dari brand. Email yang dikirimkan bukanlah spam atau iklan yang membujuk Anda untuk membeli, tetapi mereka menampilkan foto-foto lucu dari konsumen yang melakukan hal gila. Kunjungi http://www.chubbiesshorts.com

2. Cerita Dibalik Sebuah Brand

Tidak akan ada yang bisa menandingi sebuah cerita yang baik. Sebuah brand harus memiliki kemampuan untuk mengikutsertakan konsumen pada level yang lebih pribadi dibanding hanya menawarkan produk. Ini adalah cara yang efektif untuk meningkatkan interaksi konsumen dan daya tarik brand. David Aeker, seorang pakar dalam membangun citra sebuah brand, mengungkapkan tentang pentingnya mencari dan mempengaruhi “sweet spot” konsumen. Sweet spot merupakan titik temu antara janji yang ditawarkan sebuah brand dengan kebutuhan dan minat konsumen. Apakah itu, hobi, musik, atau rasa kepedulian, kesamaan minat memberikan dimensi yang baru bagi dunia e-commerce.houseofmarley

 

House of Marley

Produsen headphone yang trendi dan berkualitas tinggi ini memiliki produk yang dibuat berkelanjutan dan memberikan sebagian dari hasil penjualan untuk amal. Mereka memnita sekelompok ‘influencer’ dari berbagai industri berbeda untuk membagikan pengalaman menggunakan produk dan arti produk tersebut bagi mereka. Kunjungi http://www.thehouseofmarley.com

Herschel Supply Co.

Berlokasi di Vancouver, perusahaan ini tidak hanya memiliki tas punggung yang trendi, namun juga memiliki nama yang diadopsi dari sebuah kota kecil dengan populasi sejumlah 30 orang saja. Pendirinya menggunakan nama kota dimana keluarga mereka dibesarkan dan brand mereka menyebar ke banyak konsumen usia muda yang ada di seluruh dunia. Kunjungi https://www.herschelsupply.com

Baca Juga  Pentingnya Payment Gateway Untuk Bisnis

3. Ramah Mobile dan Sosial

Menurut Phil Carter dari Trinity Ventures, meningkatnya mobile commerce mewakili gelombang penting dalam inovasi retail sejak sebuah brand pertama kali menjual online 20 tahun lalu. Selain memiliki website yang mobile friendly, perusahaan-perusahaan ini membuat pengalaman sosial menjadi bagian yang terintegrasi sebagai langkah awal pemasaran mereka. Hal ini untuk memberikan pengguna pengalaman yang lebih baik.shwood

Shwood

Shwood membantu merintis model kacamata kayu yang telah ditiru oleh banyak brand besar. Website mereka sering dikenali dari desain dan perusahaan sangat memperhatikan penggalaman pengguna mobile. Kunjungi https://www.shwoodshop.com

Rent the Runway

Rent the Runway merubah cara berpakaian wanita dengan memperbolehkan para wanita untuk menyewa (dibanding membeli) gaun hasil karya desainer dengan biaya dibawah harga retail. Mereka juga menampilkan foto pada website, sehingga konsumen bisa melihat produk yang dikenakan oleh konsumen lain. Selain itu Rent the Runway juga memiliki aplikasi mobile yang memudahkan konsumen untuk memberikan ulasan dan foto, langsung dari smartphone mereka. Kunjungi https://www.renttherunway.com

http://www.forbes.com/sites/kylewong/2014/08/06/ecommerce-2-0-six-companies-you-can-learn-from/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *