teknik menggunakan media sosial untuk bisnis

Teknik Menggunakan Media Sosial Untuk Bisnis

Tak dapat dipungkiri lagi bahwa media sosial memiliki peran yang sangat besar dalam sektor bisnis. Bahkan banyak bermunculan pengusaha yang sukses karena bermula dari pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan informasi dan menjual produk mereka.

Namun ternyata belum semua orang mengetahui dan mengenal dengan jelas cara menggunakan media sosial untuk bisnis. Pasalnya ada banyak platform media sosial yang mengharuskan pengusaha melakukan pendekatan berbeda jika ingin digunakan untuk kepentingan bisnis.

Jika tertarik, pelajari dulu beberapa teknik menggunakan media sosial untuk bisnis Anda seperti berikut ini:

1. Pelajari Audiens dan Pilih Media Sosial

Semua penggunaan media sosial untuk bisnis membutuhkan strategi yang tepat. Ingat bahwa dasar dari media sosial adalah hubungan antara Anda sebagai pengusaha dan juga audiens Anda. Sehingga jelas bahwa Anda harus mengantongi pengetahuan megenai pelanggan Anda saat ini dan calon pelanggan potensial yang ingin dicapai berikutnya.

Mulai tahap awal ini dengan mendefinisikan dan mengidentifikasikan audiens, misalnya dilihat dari aspek usia, gender, ketertarikan, profesi, demografi dan sebagainya.

Berdasarkan hasil identifikasi, lihat apa kunci permasalahan yang dapat diselesaikan dan dilakukan oleh industri bisnis Anda. Kemudian tulis setidaknya tiga solusi dan pesan yang ingin Anda sampaikan kepada setiap audiens.

Setelah itu, lihat mana media sosial yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Setiap media sosial memiliki audiens primer, fungsi dan fokus yang berbeda-beda, maka pastikan Anda memilih media sosial yang paling sesuai.

2. Atur Media Sosial Bisnis Anda

Jangan berpikir bahwa memposting konten di media sosial cukup bagi perkembangan bisnis. Melainkan, Anda harus membangun jaringan untuk bisa membantu pencapaian tujuan.

Selalu ingat bahwa website perusahaan adalah “rumah” utama brand Anda. Oleh karenanya manfaatkan media sosial untuk bisa menggiring audiens agar membuka website di mana mereka bisa melakukan transaksi langsung.

Baca Juga  4 Cara Menggunakan Facebook & Twiter Analytics untuk Strategi Digital Marketing

Pastikan Anda membuat dan menggunakan blog sebagai sarana untuk menyebarkan informasi melalui website. Blog juga memberikan Anda kesempatan untuk meningkatkan engagement dengan pengunjung atau pelanggan.

Jika Anda ingin menambah jumlah follower, pastikan Anda menampilkan ikon media sosial yang terhubung langsung dengan halaman akun media sosial Anda di bagian header atau footer website dan blog.

Selain itu, sertakan juga tombol CTA (call to action) pada akhir blog yang mendorong audiens untuk memberikan like di Facebook atau mem-follow Anda di Twitter dan Instagram (misalnya). Anda juga bisa membuat live social media feeds untuk semakin menarik perhatian audiens.

Untuk memudahkan audiens sharing konten Anda, pasang sharing buttons di setiap postingan yang dibuat. Pasalnya, audiens cenderung ingin membagikan (sharing) konten yang menarik dan berkualitas dengan orang lain.

3. Email Marketing

Jika Anda tidak memiliki email newsletter, maka sebaiknya Anda pertimbangkan kembali. Strategi menggunakan email marketing sangat penting untuk menjalin relasi dengan pelanggan dan prospek bisnis Anda.

Desain email marketing brand Anda harus cukup mencolok, termasuk desain tombol CTA yang akan mendorong pelanggan untuk mem-follow akun media sosial Anda. Agar semakin menarik, Anda bisa memberikan spesial promo khusus untuk pelanggan newsletter.

4. Mulai Gunakan Media Sosial Dengan Tidak Terburu-Buru

Agar tidak membingungkan, lebih baik mulai dengan menggunakan satu atau dua platform media sosial saja. Pastikan Anda atau tim digital marketing konsisten untuk beraktivitas di media sosial dengan memposting konten berkualitas.

Buat jadwal kalender media sosial berisi rencana konten yang telah dirancang sebelumnya agar lebih terstruktur.

Jangan lupa bahwa salah satu tujuan penggunaan media sosial bagi bisnis adalah untuk membantu follower, sehingga coba untuk membuat konten yang mengedukasi seperti tips, atau informasi tertentu yang berguna.

Baca Juga  Manfaat Promosi Media Sosial

5. Social Listening

Social listening adalah taktik yang bagus untuk melihat apa pendapat orang lain mengenai brand Anda. Berikan respon untuk setiap komentar dan mention dari audiens walaupun mereka menyampaikan hal negatif. Gunakan kesempatan ini untuk memperbaiki image brand Anda menjadi positif.

6. Buat Rencana Harian

Buat list aktivitas yang akan Anda lakukan pada media sosial setiap harinya. Misalnya membalas komentar, menambahkan link pada beberapa konten, memposting konten dan sebagainya.

Jika Anda menggunakan Pinterest misalnya, pin dan repin sebanyak tiga sampai lima gambar per hari. Kemudian, jika Anda mengandalkan LinkedIn, share link menuju ke blog Anda dan berikan like untuk postingan orang lain.

Jika sudah mulai terbiasa, maka langkah selanjutnya adalah bergabung dalam Group dan komunitas untuk mencapai target yang lebih spesifik. Buka topik pembicaraan dan terlibat secara aktif dengan menanyakan sesuatu atau memberikan komentar.

Semakin Anda membuka diri, maka semakin besar kesempatan Anda mendapatkan follower baru.

7. Gunakan Iklan

Jika ingin mempercepat kinerja media sosial, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan iklan berbayar. Hampir semua media sosial menawarkan fitur iklan berbayar, seperti Facebook, Instagram, Twitter dan Pinterest.

Manfaatkan iklan berbayar untuk mempromosikan brand dan konten Anda, atau bahkan langsung menawarkan produk. Cara ini efektif untuk menambah follower dan prospek.

8. Analisa Performa Media Sosial

Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah mengukur dan menganalisa hasil pencapaian aktivitas media sosial Anda.

Ini adalah cara terbaik untuk mengidentifikasi strategi dan taktik apa yang berjalan dengan baik dan mana yang tidak. Anda bisa melihat data tersebut dari tool yang disediakan oleh masing-masing media sosial.

Baca Juga  Cara Gunakan Pinterest Untuk Bisnis Anda

Salah satu tool yang paling banyak digunakan untuk tracking data performa untuk website dan blog adalah Google Analytics. Selain mudah, fitur Google ini juga memungkinkan Anda untuk melihat data mengenai media sosial apa saja yang memberikan traffic paling banyak menuju website Anda.

Kemudian buat laporan analisa tersebut setiap bulannya untuk proses evaluasi lebih lanjut.

Sumber:

Social Media Examiner: A Beginner’s Social Media Guide for Small Businesses