Aturan Sosial Media

35 Tips Media Sosial Untuk Bisnis

Semua orang dapat bebas menggunakan sosial media apapun, tak terbatas usia, daerah ataupun kalangan. Karenanya Anda bisa menemukan banyak sekali orang dengan kepribadian yang berbeda-beda di sosial media.

Selain itu tidak ada aturan baku yang benar-benar mengatur penggunaan sosial media. Namun bukan berarti Anda bisa melakukan hal semau Anda sendiri tanpa memandang kepentingan orang lain. Berikut ini 35 tips media sosial untuk bisnis yang sebaiknya diikuti :

1. Jika Anda menggunakan sosial media hanya untuk komplain atau mengeluh, maka hal itu pula yang akan dilakukan orang lain pada Anda.

2. Daripada berkomentar tidak jelas mengenai sesuatu, ada baiknya jika Anda berhenti dan mengajukan pertanyaan. Ajukan pertanyaan dengan baik kepada orang lain layaknya berkomunikasi seperti biasa.

3. Banyak orang mengaku tidak mau terkenal. Namun sebenarnya mereka hanya tidak ingin dibicarakan atau digosipkan orang lain secara negatif. Layaknya artis, sebuah merek yang terkenal tidak hanya mendapat pujian, namun juga celaan dari pihak yang tidak menyukainya.

4. Konsumen mementingkan dirinya sendiri, bukan Anda. Jika Anda memiliki toko online misalnya, buat promo yang memang sesuai kebutuhan konsumen. Jangan hanya mementingkan keuntungan yang hanya didapatkan Anda sendiri.

5. Selagi upaya monetisasi meningkat, pengalaman konsumen akan menurun. Monetisasi adalah mengubah sesuatu menjadi berharga atau ilmu atau keterampilan untuk mengubah suatu model bisnis.

6. Jangan hanya mencoba untuk jadi pintar, namun Anda harus benar-benar pintar. Coba semua fitur dan kegiatan yang bisa Anda lakukan. Jangan takut untuk mencoba sesuatu walaupun hal itu baru pertama kali dilakukan. Anda bisa belajar dari kesalahan yang terjadi.

Sosial Media

7. Sosial media terus berjalan setiap waktu, bukan hanya sebuah momentum sewaktu-waktu. Perhatikan setiap perubahan yang terjadi pada sosial media dan ikuti arusnya.

8. Selalu membalas pesan atau komentar yang Anda dapatkan. Jangan membiarkan komentar atau pesan dan pertanyaan orang lain hanya karena Anda menganggap itu tidak penting. Anda tidak akan pernah tahu siapa dan kapan munculnya potensi kerja sama atau transaksi yang besar.

9. Tetapkan Return Of Investment (ROI). Pastikan Anda memiliki ini sebagai dorongan bagi Anda untuk mencapai tujuan.

Baca Juga  4 Cara Menggunakan Facebook & Twiter Analytics

10. Masyarakat lebih percaya dengan “Melissa’s Bakery” dibandingkan dengan “Bakery”. Maksudnya adalah, penggunaan nama pada merek dan akun sosial media sangat mempengaruhi kelangsungan bisnis Anda. Merek yang memiliki nama dan identitas yang jelas (tidak umum) akan mendapatkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat.

11. Coba bantu berikan solusi bagi permasalahan orang lain yang membicarakan bisnis Anda walaupun mereka tidak melibatkan diri secara langsung dengan Anda.

12. Tidak semua hal bisa berjalan sesuai rencana Anda, namun hal itu bukan suatu masalah. Jika apa yang Anda kerjakan gagal, bukan berarti Anda tidak bisa melakukannya. Jangan menyerah dan coba untuk menggunakan cara lainnya sampai mencapai tujuan Anda.

13. Hadapi komentar negatif tentang merek atau bisnis Anda. Banyak “hater” yang memberikan komentar negatif atau bahkan melempar hujatan. “Balas” hal itu dengan cara positif. Yakni dengan menunjukkan kelebihan-kelebihan bisnis Anda.

Media Sosial

14. Semua orang adalah influencer. Jangan memiliki pikiran sempit dengan menganggap seorang influencer haruslah tokoh terkenal. Siapapun bisa menjadi influencer. Anda tidak akan tahu jika suatu saat nanti follower Anda ternyata merupakan rekan mitra yang potensial untuk mengembangkan bisnis Anda.

15. Jika ada follower yang suka dan menyebarkan konten Anda tanpa izin, maka coba tawarkan bantuan untuknya. Tidak ada salahnya jika orang lain menyebarkan konten Anda. Hal itu justru akan membuat nama merek Anda semakin dikenal banyak orang.

16. Dibandingkan hanya mengandalkan Facebook, coba untuk mendorong orang lain agar mengunjungi website Anda. Konten yang ada di website umumnya lebih kaya informasi dibandingkan dengan Facebook.

17. Update selalu sosial media dan website Anda. Jika sosial media Anda bukan merupakan versi baru maka otomatis Anda akan ketinggalan fitur-fitur terbaru. Hal ini dapat menghambat Anda untuk menyeimbangkan diri dengan para follower.

18. Jangan memberikan terlalu banyak pilihan untuk follower Anda. Hal ini bisa membuat mereka bingung ketika akan melakukan sesuatu misalnya cara pembayaran transaksi online. Tetapkan satu cara yang akan terus digunakan.

Baca Juga  8 Jenis Sosial Media dan Perkembangannya

19. Optimasi konten Anda. Jika sebelumnya Anda sudah membuat banyak konten dan dipublikasikan. Maka ini saatnya Anda untuk mengoptimasi konten tersebut.

 

“We don’t have a choice on whether we do sosial media, the question is how well we do it” – Erik Qualman

 

20. Coba dekatkan diri dengan follower Anda. Anggap mereka sebagai bagian dari perjalanan bisnis Anda. Untuk itu Anda harus mencoba untuk melibatkan diri dan dekat dengan mereka. Follower memiliki banyak pengaruh pada berkembangnya bisnis Anda.

21. Sosial media tidak akan “hidup” jika tidak ada aktivitas. Manfaatkan sosial media Anda dengan baik untuk bisa bersosialisasi dengan follower dan pengguna lainnya.

22. Desktop adalah sebuah teritorial atau daerah yang harus dikalahkan. Sementara itu perangkat mobile adalah medan perang bagi Anda. Hal ini berarti Anda sebaiknya fokus terhadap performa sosial media di perangkat mobile. Studi mempelajari bahwa saat ini masyarakat di dunia lebih banyak menggunakan internet dengan perangkat mobile daripda desktop.

Aturan Sosial Media

23. Jika Anda tidak memiliki tujuan finansial, maka Anda hanya membuang-buang waktu dan biaya. Tetapkan goal Anda dari awal dibuatnya bisnis. Atur strategi pemasaran dengan baik menggunakan sosial media.

24. Orang-orang mementingkan privasi mereka. Jaga agar tidak mengeluarkan informasi rahasia perusahaan atau merek Anda mengingat semua orang bisa bebas mengakses sosial media dengan mudah.

25. Cara untuk melihat skala word of mouth adalah dengan iklan berbayar. Word of mouth adalah pemasaran melalui mulut ke mulut.

26. Jangan gunakan iklan untuk menopang konten. Melainkan gunakan iklan untuk semakin mengembangkan konten.

27. Jangan ciptakan konten yang hanya bisa dipahami atau dimanfaatkan oleh orang tertentu. Buatlah konten bisa melibatkan banyak orang. Jangan batasi konten Anda mengingat kesempatan mencapai kesuksesan ada dimanapun dan dengan siapapun.

28. Masyarakat tidak mau berbelanja di tempat mereka bersosialisasi. Ini artinya, pengguna sosial media tidak ingin timeline mereka dipenuhi oleh iklan toko online. Pastikan Anda memposting konten secukupnya tanpa mengganggu timeline follower.

Baca Juga  Manfaat Media Sosial Bagi Pelajar

29. Kontes atau perlombaan dapat Anda lakukan sewaktu-waktu untuk meningkatkan engagement. Follower dan pengguna sosial media umumnya tertarik mengikuti suatu kontes yang sesuai dengan minat mereka dan bisa memberikan mereka keuntungan.

30. Follower dan pengguna sosial media tertarik dengan apa yang perusahaan Anda lakukan di balik layar. Misalnya Anda menjual pakaian, maka mereka ingin tahu seperti apa proses pembuatannya.

31. Jangan hanya mengandalkan Facebook, Instagram dan Twitter saja, namun coba untuk menggunakan Pinterest. Walaupun banyak yang meragukan penggunaan Pinterest untuk bisnis, sosial media ini ternyata layak untuk Anda pertimbangkan. Pinterest dapat menyadarkan orang lain akan eksistensi bisnis Anda.

32. Merek Anda milik para follower dan fans Anda. Sekali Anda menyampaikan sebuah informasi ke sosial media, maka informasi tersebut akan menjadi “milik” semua orang. Jaga agar nama baik merek Anda tidak tercoreng dengan cara bijak menggunakan sosial media.

33. Rasa bosan menggunakan sosial media disebabkan karena Anda mencoba untuk mendapatkan lebih dari apa yang telah Anda lakukan. Sah-sah saja untuk berharap mendapat banyak keuntungan. Namun Anda tetap harus melihat apa saja yang memang telah Anda kerjakan. Hasil yang Anda dapat akan sesuai dengan kerja keras yang Anda lakukan.

34. Anggap vanity metrics yang sudah lama sebagai follower. Jangan terlalu terpengaruh atau melihat vanity metrics karena data yang diberikan bisa saja “menipu” Anda.

35. Sosial media adalah sebuah organisasi, bukan sebuah proses. Sosial media berisi orang dari seluruh dunia, bukan lagi sebuah wadah kosong yang harus diisi. Karenanya Anda harus mengikuti cara-cara dan peraturan yang ada pada sosial media. Anda juga harus senantiasa bisa mengejar perkembangannya.

Bagi Anda yang merupakan seorang pengusaha, lihat video berikut ini untuk melengkapi seluruh poin di atas :

Sumber : https://c.marketingtechblog.com/wp-content/uploads/2012/11/36-rule-of-social-media-640×792.png