tren digital marketing 2017

Tren Digital Marketing 2017

Terus berkembangnya teknologi dan internet saat ini turut mendorong perubahan dalam sejumlah tren termasuk tren digital marketing. Aktivitas marketing dalam setiap perusahaan atau organisasi harus berubah mengikuti kondisi pasar yang melibatkan keharusan untuk menguasai pengetahuan dan kemampuan teknologi dan media sosial.

Setidaknya ada lima tren digital marketing yang terjadi dan terus berkembang pada tahun 2017 ini:

1. In-Store Marketing

In-store marketing atau pemasaran langsung di dalam toko fisik mungkin tidak terdengar sebagai salah satu bagian dari digital marketing. Namun hubungan antara teknik pemasaran tradisional dan digital atau online di tahun 2017 justru efektif.

Dengan mendominasinya penggunaan smartphone, 80% generasi millenial menggunakan smartphone mereka ketika sedang berada di dalam toko. Di samping itu, 74% mengaku bersedia menerima informasi location-based dari brand tertentu melalui smartphone mereka.

Bisnis yang dilengkapi dengan strategi mobile optimize, menargetkan pelanggan melalui teknik digital marketing ini akan menghasilkan konversi yang efektif.

Sebagai contoh, Anda pasti pernah memasuki mall dan tiba-tiba mendapatkan informasi mengenai promo dari produk atau brand tertentu. Mereka yang tertarik dengan promo tersebut kemudian akan mencari lokasi toko tersebut dan menggunakan promo yang ada di smartphone mereka.

2. Live Video

Sebagai informasi, video online saat ini menyumbang lebih dari 50% mobile traffic di jaringan internet. Video sharing dan pembuatan konten video di dalamnya selalu mendapat banyak perhatian dari masyarakat.

Platform media sosial seperti Periscope, Facebook Live dan Instagram Stories memudahkan brand untuk berhubungan dengan follower dan pelanggan mereka secara real-time dengan live broadcast.

Brand bisa melakukan promosi secara langsung dengan cara yang unik sehingga menarik perhatian orang lain. Yang perlu mereka lakukan adalah mempersiapkan dan membuat konten video yang menarik.

Baca Juga  16 Macam Alternatif Mesin Pencari Selain Google

Sebagai contoh, BuzzFeed melakukan Facebook Live video yang memperlihatkan orang-orang mengikatkan karet di buah semangka yang akhirnya menyebabkan buah tersebut pecah. Menurut laporan, audiens menonton video tersebut rata-rata sekitar 40 menit tanpa menyadarinya.

Broadcasting live video diperkirakan akan semakin meningkat pada tahun 2017 ini.

3. Konten Yang Sesuai Dengan Fitur Media Sosial

Meningkatnya konsumsi media sosial membuat para pemain besar semakin memonopoli pasar. Misalnya saja Facebook yang membeli WhatsApp dan Twitter yang membeli Periscope. Semakin banyak ragam fitur dan kemampuan media sosial ini harus Anda sadari agar bisa terus update terhadap setiap perubahan.

Buatlah konten media sosial yang sesuai dengan fitur yang paling update di media sosial. Saat ini, salah satu hal yang banyak digunakan adalah Instagram Stories di mana Anda bisa mengupload foto, video dan boomerang dalam waktu singkat dan kemudian akan terhapus secara otomatis setelah 24 jam.

4. Website Mobile Friendly

Ada lebih dari 7,22 miliar perangkat mobile yang aktif di dunia. Jumlah tersebut lebih tinggi daripada jumlah manusia di bumi. Hal ini memperlihatkan bahwa digital marketing melalui smartphone akan sangat menguntungkan brand Anda dan pemasar lainnya.

Sama seperti perangkat mobile, sektor bisnis juga harus mengembangkan website dan platform media sosial mereka agar sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan pasar. Pastikan bahwa tampilan website bisnis atau perusahaan Anda bisa muncul dengan baik pada semua ukuran dan jenis perangkat mobile.

Website yang mobile friendly adalah strategi yang efektif untuk memastikan pengguna mendapatkan pengalaman berkualitas dan memudahkan mereka untuk melakukan transaksi.

5. Konten Interaktif

Pelanggan saat ini lebih pintar dan tertarik dengan teknologi yang ada di sekitar mereka. Pelanggan ingin berhubungan atau berinteraksi dengan brand yang mereka sukai dan akan mengikuti perkembangan brand tersebut.

Baca Juga  Fidget Spinner Dan Ketenarannya Melalui Viral Marketing

Menurut pakar digital marketing, Asron Agius, konten interaktif pada digital marketing dibutuhkan dan sangat berpengaruh pada tahun 2017. Di samping itu, keterlibatan antara Anda sebagai pemilik brand dan pelanggan adalah hal yang sangat penting.

Pemasar dapat dikatakan sukses ketika pelanggan mereka tak hanya mengkonsumsi konten yang Anda buat, melainkan menikmatinya dan terlibat di dalamnya. Karena itu, membuat konten yang interaktif adalah hal yang harus Anda lakukan.

Konten interaktif mampu menghasilkan konversi jauh lebih tinggi daripada konten biasa. Selain itu, konten interaktif sudah terbukti efektif untuk “mendidik” pelanggan dengan informasi yang disampaikan.

Anda bisa mengajak follower atau pelanggan untuk menjawab pertanyaan, mengisi survey, memilih sesuatu, mengeksplorasi skenario konten dan sebagainya. Konten interaktif yang baik harus bisa menarik audiens untuk langsung berpikir atau memberikan respon.

Sesuaikan konten interaktif Anda dengan brand serta target pelanggan, seperti kuis, polling atau bahkan perlombaan tertentu.

Sumber:

Digital Marketing Institute: 5 Key Digital Marketing Trends for Organizations in 2017