Bertahan di Tengah Transformasi

5 Hal yang Bisa Anda Lakukan untuk Bertahan di Tengah Transformasi

Transformasi digital menjadi pertanda bagi revolusi industri yang saat ini sudah mencapai tahapan baru.

Fenomena ini merupakan refleksi dari perkembangan teknologi yang sudah ada, seperti internet hingga perangkat pemrosesan data yang semakin canggih dan berdampak pada kemudahan di segala aspek kehidupan.

Transformasi digital sendiri bertujuan untuk membuka peluang kepada industri agar bisa lebih inovatif dan kreatif dalam memaksimalkan sumber daya teknologi yang ada.

Setidaknya ada lima hal yang bisa Anda lakukan untuk bertahan di tengah transformasi digital yang saat ini berjalan semakin cepat. Apa saja?

Maksimalkan potensi SDM yang ada

Pada dasarnya, secanggih apapun teknologi yang diusung oleh transformasi digital, ia hanya berperan sebagai sebuah alat, yang masih membutuhkan manusia sebagai penggerak.

Tentu saja, output yang dihasilkan sangat bergantung dari ‘otak’ yang mengoperasikan alat tersebut. Untuk bertahan di tengah transformasi digital, pastikan Anda sudah memaksimalkan potensi SDM yang ada di dalam sebuah perusahaan.

Semakin baik kualitas SDM yang Anda miliki, maka investasi bisnis Anda di tengah transformasi digital pun semakin kuat. Jangan ragu untuk meningkatkan pemahaman seluruh SDM yang ada terkait teknologi guna membangun literasi digital yang baik.

Melalui program pelatihan maupun workshop, Anda bisa membantu seluruh SDM yang ada untuk semakin memahami perubahan teknologi saat ini.

Menata ulang model bisnis

Untuk bisa bertahan di tengah transformasi digital, Anda perlu menata ulang model bisnis yang dijalankan. Tenang saja, Anda tidak perlu mengubah secara total keseluruhan model bisnis sekaligus.

Mulailah satu per satu dari hal yang paling mendasar, seperti mengarah ke time-to-market yang lebih cepat, operasi lebih ramping, dan kelincahan yang lebih baik untuk merespon perubahan pasar.

Baca juga:  3 Hal Ini Bisa Menghambat Adopsi Transformasi Digital Anda

Dengan menata ulang model bisnis, maka semakin banyak perangkat yang bisa terhubung sehingga perusahaan memiliki potensi untuk menciptakan potensi cara baru dalam melakukan bisnis dan kemampuan untuk mengubah model bisnis yang ada.

Misalnya, ketika Anda berpindah ke model pasokan digital yang otomatis, maka perusahaan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan visibilitas.

Dalam hal ini, perencanaan kebutuhan dapat dilakukan secara lebih akurat, dan dilengkapi dengan manajemen persediaan real-time dan pemenuhan yang sesuai sehingga dapat memenuhi permintaan pasar.

Optimalkan penggunaan teknologi dalam proses bisnis

Mayoritas pebisnis di era digital sadar akan pentingnya transformasi digital. Termasuk dalam pemanfaatan komputasi Cloud untuk menyederhanakan infrastruktur bisnis. Secara umum, transformasi digital sangat membuka peluang baru dalam bisnis.

Tak hanya dampak mempercepat pelayanan bisnis, transformasi dalam operasi bisnis juga dapat membantu mengurangi pengeluaran perusahaan sehingga dapat dimaksimalkan untuk mengembangkan divisi lain di perusahaan.

Merancang pengalaman baru untuk konsumen

Di tengah transformasi digital, untuk mempertahankan bisnis Anda perlu merancang pengalaman baru bagi setiap konsumen bisnis Anda.

Tak cukup hanya berinovasi dalam produk, Anda juga harus meningkatkan kualitas layanan agar pengalaman konsumen menggunakan produk bisnis Anda semakin baik.

Hal ini juga efektif dalam memenangkan loyalitas konsumen sehingga kredibilitas bisnis Anda tetap bertahan dalam persaingan pasar yang semakin ketat.

Anda dapat melengkapi saluran bisnis Anda dengan interaksi pengguna berbasis teknologi digital. Alat ini dapat menciptakan kedekatan antara perusahaan dan pelanggan.

Selain itu, Anda juga akan memperoleh masukan yang baik demi peningkatan kualitas produk dan layanan. Lebih lanjut, Anda juga bisa memprediksi pembelian yang kemungkinan akan dilakukan konsumen tersebut di kemudian hari.

Baca juga:  Apa itu Transformasi Digital? Berikut 4 Hal yang Harus Anda Ketahui

Inovasi tenaga kerja yang dimiliki

Pada poin awal tulisan ini, Anda disarankan untuk memaksimalkan seluruh potensi SDM yang ada agar bisa bertahan di tengah transformasi digital.

Tentu saja teknologi digital dapat menjadi dasar perubahan pada cara kerja, yang dapat meningkatkan kinerja masing-masing SDM yang ada.

Inovasi tenaga kerja yang dimiliki perusahaan tentunya akan meningkatkan keterlibatan sehingga karyawan merasa lebih diberdayakan dan bermanfaat untuk perusahaan.

Transformasi digital juga membawa dampak positif untuk Anda yang memiliki tenaga kerja lintas generasi.

Teknologi terkini dapat memainkan peran sentral dalam melibatkan tenaga kerja dari berbagai rentang usia sehingga mampu memenuhi kebutuhan yang unik serta menciptakan motivasi kerja pada setiap generasi.

Bisnis yang sudah terdigitalisasi memberikan karyawan alat untuk menjadi lebih terhubung satu sama lain. Dengan kemampuan tersebut di perusahaan Anda, maka produktivitas bisnis dapat meningkat.

Anda juga akan mengantongi daya tarik tersendiri bagi konsumen maupun SDM terbaik di perusahaan sehingga mereka akan bertahan di perusahaan Anda.

Transformasi digital memang tidak sesederhana mengubah cara konvensional dengan kertas menjadi komputer. Lebih dari itu, transformasi digital menuntut berbagai proses dalam bisnis untuk melakukan penyesuaian dengan inovasi teknologi. Semoga bermanfaat!

Sumber:
Theinnovationenterprise: How To Survive The Digital Media Apocalypse