PROGRESS TECH - X Tips Buat Konten Menarik untuk Blog Traveling

7 Tips Buat Konten Menarik untuk Blog Traveling

Blog traveling menjadi tren tersendiri bagi para traveler yang juga hobi menulis. Apakah Anda salah satunya? Tentu saja. Saat ada banyak blog traveling di Indonesia sehingga apabila Anda ingin menekuni profesi ini pastikan bahwa Anda tidak membuat konten secara asal agar pengunjung bersedia untuk membaca tulisan di dalam blog Anda. Ikuti tips membuat konten menarik untuk blog traveling di sini.

Tentukan target pembaca

Hal pertama yang harus diperhatikan ketika Anda memutuskan untuk mengelola sebuah blog traveling adalah siapa yang akan menjadi sasaran pembaca tulisan-tulisan Anda. Dengan begitu, tulisan Anda nantinya dapat menyesuaikan sasaran pembaca Anda. Jika mereka berada di usia muda antara 19-25 tahun Anda bisa menggunakan bahasa yang lebih santai dengan sapaan tertentu. Hal ini akan memudahkan pembaca mengenali blog traveling Anda di kemudian hari.

Ciptakan konsep tulisan

Setelah menentukan siapa yang menjadi target pembaca blog traveling Anda, kini saatnya untuk menciptakan konsep tulisan. Caranya, dengan menentukan konsep perjalanan itu sendiri, antara lain wisata alam, wisata mewah, atau bahkan wisata ala backpacker. Konsep tulisan ini akan membuat tulisan Anda tetap konsisten sehingga tidak membingungkan pengunjung blog tersebut.

Jangan terlalu panjang!

Tulisan tentang perjalanan Anda harus bisa menyenangkan para pembaca. Untuk itu, tuliskan hal-hal yang bersifat informatif saja. Jangan terlalu berlebihan dalam meluangkan kata-kata sehingga menghasilkan tulisan blog traveling yang panjang dan tidak menarik untuk dibaca. Setidaknya Anda bisa menulis sebanyak 500 – 700 kata per posting. Tambahkan gambar di setiap tulisan agar tidak terlihat monoton dan membosankan.
Utamakan listing

Membaca tulisan di dalam sebuah blog berbeda dengan ketika Anda membaca sebuah buku. Agar konten lebih menarik untuk dibaca, sebaiknya buat tulisan dalam bentuk listing daripada sekadar tulisan panjang dalam beberapa paragraf. Anda dapat membuat poin-poin untuk kemudian dipaparkan dalam sebuah paragraf singkat, maksimal 5 baris. Cara penulisan yang demikian juga akan menghemat waktu pengunjung untuk membaca tulisan blog Anda.

Baca juga:  Pentingnya Testimoni Pembeli dalam Bisnis Online

Tambahkan detail informasi secara lengkap

Tulisan blog traveling yang baik adalah yang dapat membantu para pembaca untuk menemukan informasi yang mereka butuhkan tentang sebuah destinasi wisata. Jadi, sangat penting untuk menulis hal-hal yang bermanfaat, seperti mencantumkan harga, jam buka, fasilitas yang tersedia serta akses menuju lokasi wisata tersebut. Semakin detail informasi yang diberikan, maka pembaca pun merasa terbantukan dengan adanya tulisan blog Anda.

Aktifkan kolom komentar

Blog traveling yang baik adalah yang bisa membangun interaksi pembaca. Jangan lupa untuk mengaktifkan kolom komentar di setiap tulisan yang Anda post. Mintalah pendapat mereka atas tulisan-tulisan Anda. Saran dan kritik yang diberikan tentu akan membawa dampak positif untuk tulisan Anda selanjutnya. Membangun hubungan yang baik juga dapat meningkatkan loyalitas pengunjung terhadap blog Anda.

Bagikan melalui media sosial

Jika Anda masih berada di tahapan awal pembuatan blog traveling, otomatis belum banyak yang tahu apapun tentang blog tersebut. Nah, cara terbaik untuk memperkenalkan blog Anda kepada calon pembaca adalah dengan membagikan posting-an tersebut melalui platform media lainnya. Baik Facebook, Twitter, atau Instagram sekalipun, sehingga teman-teman dan kerabat tahu Anda punya tulisan blog yang layak untuk dibaca.

Bagaimana menulis untuk blog traveling tidaklah sulit, bukan? Anda bisa mempertahankan kunjungan pembaca dengan rutin mem-posting tulisan setidaknya sekali dalam satu minggu. Tunggu apalagi? Pengalaman traveling Anda akan lebih berarti ketika dibaca oleh orang banyak.

Sumber : 7 Potent Tips for Creating a Travel Blog Unlike the Rest