Temukan Ide bisnis e-Commerce Anda

Dengan serba hal sudah berbentuk online, mulai dari konsumsi, supplier, mata uang, hingga tempat jual beli, berjualan online atau e-Commerce sudah pasti hal yang tidak sulit untuk ditemui atau ditemukan.

Jika Anda tertarik untuk mulai menjalankan e-Commerce, sebaiknya pertimbangkan mulai dari hal yang paling mendasar, yakni ide bisnis. Ide bisnis e-Commerce bisa dibilang gampang-gampang-susah.

Mengapa demikian? Karena pada e-Commerce, jika Anda sebagai konsumen atau orang awam, sangat mudah ditemukan bahkan untuk melakukan transaksinya. Namun sebenarnya, untuk memulai e-Commerce tidak semudah hal-hal tersebut.

Untuk menemukan ide bisnis e-Commerce, selain bermodal pemikiran pribadi, Anda juga perlu beberapa referensi dan tips tertentu agar matang, mulai dari ide hingga rencana serta eksekusinya. Simak pembahasan berikut untuk menemukan ide usaha e-Commerce Anda.

Gunakan ide sendiri dan “mulai dari kenapa”

Ketika muncul minat untuk memulai usaha eCommerce, sudah pasti bermunculan berbagai ide di benak Anda hingga saat Anda benar-benar akan memulainya. Catatlah ide-ide yang berlalu-lalang di pikiran Anda. Kemudian lakukan seleksi untuk mendapatkan ide bisnis e-Commerce apa yang paling bisa Anda lakukan.

Simon Sinek, seorang konsultan manajemen, dalam bukunya Start with Why di tahun 2009, menyatakan bahwa sebenarnya, “Orang-orang tidak membeli apa yang Anda lakukan, melainkan mereka membeli alasan Anda melakukan hal tersebut”.

Ide bisnis yang didasarkan oleh visi atau alasan yang jelas tentu akan terus beradaptasi dengan berbagai keadaan. Berbeda dengan bisnis yang didasarkan hanya pada produk dan produk-produk baru akan terus bermunculan lalu bersaing.

Dilansir dari Volusion, gagasan Simon Sinek ini didukung dengan contoh perusahaan lifestyle teknologi dunia, Apple. Apple bermula dari sebuah perusahaan yang ada di garasi kendaraan, lalu berkembang menjadi perusahaan mega besar.

Mereka terus menjajakan berbagai produk teknologi, mulai dari PC (personal computer), pemutar musik, hingga smartphone. Hal ini karena visi bisnis mereka melebihi produk bisnis mereka, yakni sebuah visi “gaya hidup” teknologi.

Lihat bisnis konvensional (offline) di lingkungan sekitar

Sekarang salah satu ide e-Commerce paling menguntungkan adalah menjual barang-barang yang sebenarnya dijual pada banyak toko offline yang ada di sekitar Anda.

Mulai dari bahan bangunan, alat pertukangan, alat-alat jasa, dan masih banyak lagi. Motif bisnis e-Commerce yang menjajakan barang-barang yang sebelumnya hanya bisa ditemukan pada took offline bisa jadi inspirasi untuk ide usaha e-Commerce Anda.

Cari referensi atau publikasi tentang tren konsumen online

E-Commerce yang semakin marak dilakukan oleh banyak orang kini memenuhi tren artikel, referensi, serta publikasi di mana-mana. Cobalah untuk membaca berbagai artikel, hasil studi, atau bahkan ulasan dan testimonial berbagai produk barang/jasa yang ditawarkan secara online.

Dengan mengetahui berbagai ulasan dan testimonial produk barang/jasa eCommerce, setidaknya Anda tahun produk seperti apa yang disukai konsumen, yang mudah dikritisi konsumen, atau malah produk yang tetap dibeli tanpa ada tanggapan khusus dari konsumennya.

Lihat digital influencer

Orang-orang berpengaruh di dunia digital atau biasa disebut digital influencer tak jarang membuka jasa endorse (semacam promosi atau iklan) dengan brand yang bekerja sama dengan mereka. Coba perhatikan para influencer ini, bisa jadi Anda mendapatkan ide bisnis e-Commerce dari produk-produk yang mereka endorse.

Kunjungi situs kurasi, ecommerce B2B, marketplace, crowdsourcing dan forum online

Karena Anda nanti akan berjualan secara online, sudah pasti Anda juga harus mengenal dan mengunjungi berbagai situs yang berkaitan dengan eCommerce seperti situs kurasi, e-Commerce B2B (business-to-business), marketplace (seperti Amazon, OLX, eBay, Tokopedia, Lazada, BukaLapak, dsb), crowdsourcing (seperti Innocentive, Idea Connection, Chaordix, dsb), hingga berbagai forum online yang menyediakan kanal jual-beli (seperti Kaskus dan Quora).

Perhatikan saingan bisnis

Amati kompetitor bisnis eCommerce Anda yang sudah lebih dahulu memulai bisnis ini. Perhatikan produk apa saja yang mereka jajakan, masyarakat seperti apa yang menjadi sasaran (konsumen) mereka, hingga strategi apa saja yang berhasil mensukseskan bisnis mereka.

Buka survei online

Tips terakhir agar Anda bisa menemukan ide bisnis e-Commerce Anda yakni dengan melakukan survei online. Lakukan dan sebarkan survei online Anda ini seluas dan sebaik mungkin, karena nanti Anda akan mendapat berbagai tanggapan dan gambaran mengenai potensi ide bisnis eCommerce yang sedang dipersiapkan.

 

Baca juga:  Membuat Foto Produk yang Menarik Walau Budget Minim

Ingat bahwa satu kali keberhasilan tidak akan bertahan lama, jadi Anda harus mencoba berbagai ide e-Commerce hingga menemukan satu yang cocok dengan diri dan gaya hidup Anda. Selamat berjuang!

Sumber :
Volusion : How to Find Ideas for Your Ecommerce Business