landing page

Apa itu Landing Page dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Ada banyak sekali elemen yang terdapat dalam sebuah website seperti home page, menu, contact form, IP address, hosting dan tentu saja landing page.

Berbicara mengenai landing page, elemen ini merupakan salah satu elemen utama yang membantu Anda untuk mendapatkan konversi yang diinginkan. Semakin bagus dan efektif landing page yang dibuat, maka semakin besar pula kesempatan Anda untuk mendapatkan konversi.

Namun, tahukah Anda seperti apa yang dimaksud dengan landing page pada website?

Apa itu Landing Page?

Landing page adalah setiap halaman yang dibuka oleh user dengan mengklik sesuatu terlebih dahulu. Tidak hanya pada website, tetapi sebutan “landing page” juga berlaku pada platform lain seperti media sosial, email, iklan berbayar dan sebagainya.

Jika biasanya halaman website berisi banyak link dan menu, landing page dirancang untuk mengarahkan pengunjung agar melakukan sesuatu secara spesifik.

Walaupun berada pada satu website yang sama, landing page sebenarnya dibuat secara terpisah. Hal ini bertujuan untuk “menjauh” dari link atau menu lain yang bisa mengalihkan perhatian user dari tujuan utama landing page tersebut.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa landing page yang baik adalah landing page yang berorientasi pada “action” yang akan dilakukan user dan pencapaian konversi.

Jenis Landing page

Berdasarkan tujuannya, ada dua jenis landing page yang bisa dibedakan:

1. Click Through

Jenis ini memiliki lebih banyak informasi dan detail mengenai sebuah produk atau suatu penawaran kepada user dan pelanggan.

Misalnya ProgressTech menawarkan jasa digital marketing kepada user, landing page yang dibuat tak harus selalu meminta user untuk mengisi formulir transaksi tertentu. Melainkan landing page yang dibuat bisa berisikan informasi penjelasan tentang digital marketing tersebut.

Baca juga:  Perbedaan IP Address, Domain dan Hosting

Halaman landing page dilengkapi dengan tombol call-to-action (CTA) yang terhubung langsung dengan halaman registrasi atau transaksi selanjutnya.

Dengan memberikan informasi yang rinci mengenai sebuah penawaran, user cenderung semakin yakin untuk meng-klik CTA penawaran tersebut.

2. Lead Generation

Sama seperti sebelumnya, jenis halaman ini juga memiliki tombol CTA. Bedanya, user bisa langsung melakukan konversi di halaman ini tanpa berpindah ke halaman lainnya. Jenis landing page ini dirancang untuk mengumpulkan lead secara langsung.

Jenis halaman ini cocok untuk penawaran yang tidak berisiko. Artinya, user tidak akan segan melakukan tindakan tertentu sesuai konversi yang Anda inginkan.

Misalnya mengunduh sesuatu, mendapatkan kupon atau mendaftar untuk news letter berhadiah. Berbeda dengan click through, lead generation landing page lebih singkat, jelas dan menarik.

Mengapa Harus Menggunakan Landing Page?

Ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapat dari membuat halaman ini. Walaupun mirip dengan halaman website biasa, namun landing page lebih efektif untuk meningkatkan engagement user dan konversi.

Rancang landing page untuk setiap kampanye yang Anda buat, baik untuk keperluan SEM (Search Engine Marketing), email ataupun kampanye media sosial untuk bisnis. Hampir semua konversi yang terjadi akan memberikan peningkatan pendapatan untuk bisnis Anda.

Untuk Apa Saja Penggunaan Landing Page?

Halaman ini dapat digunakan untuk mendorong banyak jenis kampanye, memasang iklan, email marketing, kampanye media sosial dan sebagainya. Setidaknya landing page dapat membantu user mengikuti CTA untuk:

  • Downlaod eBook
  • Registrasi
  • RSVP untuk event tertentu
  • Mempelajari produk/jasa batu
  • Registrasi untuk mendapat trial atau demo
  • Klaim penawaran promosi dan masih banyak lagi

Pastikan setiap kampanye promosi yang Anda buat berada di landing page yang berbeda agar lebih efektif. Karenanya, Anda juga harus membuat konten berbeda untuk masing-masing kampanye promosi.

Baca juga:  6 Pengaruh Responsive Web Design untuk Meningkatkan SEO

Sumber:
ThriveHive: What Are Landing Pages?