5 Pertanyaan yang Perlu Anda Tanyakan pada Diri Sendiri Sebelum Memulai Bisnis

Memulai sebuah bisnis bukanlah perkara yang mudah. Anda perlu melakukan eksplorasi terkait apa saja yang dibutuhkan. Namun, satu hal yang terpenting adalah menanyakan pada diri Anda sendiri terkait bisnis tersebut.

Tujuannya untuk memastikan bahwa Anda memiliki persiapan yang matang dalam mendirikan bisnis. Berikut beberapa pertanyaan yang sebaiknya Anda tanyakan pada diri sendiri sebelum memulai bisnis baru.

Apa tujuan Anda mendirikan bisnis?

Membangun sebuah bisnis tentu tidaklah bisa dijalankan secara asal-asalan. Karenanya, pertanyaan pertama yang patut Anda tujukan pada diri sendiri adalah untuk apa tujuan bisnis tersebut.

Sebagian orang masih bingung tentang tujuan bisnis mereka. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk segera menentukannya jauh-jauh hari sebelumnya.

Hal tersebut diperlukan untuk menyiapkan segala sesuatunya. Semisalnya, Anda menjalankan bisnis karena hobi yang menghasilkan, sebagai investasi dan sebagainya.

Tentukan pula bisnis apa sebaiknya yang cocok untuk Anda. Selain itu, Anda juga perlu menentukan platform yang pas untuk bisnis Anda. Misalnya, Instagram untuk bisnis online shop atau website untuk menjual produk berupa layanan.

Bagaimana cara mendapatkan modal bisnis?

Pendanaan adalah masalah krusial dalam menjalankan sebuah bisnis, terutama bagi Anda yang ingin memulainya dari awal. Bagi seorang enterpreneur, penting kiranya untuk membuat sebuah pemetaan tentang masalah pendanaan terkait apa saja dana yang dibutuhkan dan berapa besarannya hingga bagaimana cara mendapatkan pendanaan tersebut.

Semisalnya saja untuk pendanaan awal, Anda bisa meminjam kepada pihak bank, dana patungan (crowdfunding), atau yang lainnya. Tentu saja Anda harus mengeluarkan dana tabungan untuk menopang bisnis pada masa awal.

Kedepannya, perusahaan harus mendapatkan keuntungan yang lebih dan tidak bergantung pada dana tabungan tersebut. Pendapatan perusahaan tentunya akan mempengaruhi keberlangsungan bisnis Anda kedepannya. Jadi, pastikan pendanaan Anda buat dengan detail.

Siapa kompetitor bisnis Anda?

Mengetahui kompetitor sangat penting bagi kelangsungan bisnis Anda. Anda bisa memperhatikan strategi apa yang telah mereka lakukan, baik yang gagal maupun strategi yang berhasil. Perlu juga untuk memperhatikan tren yang ada, semisalnya selera konsumen dan kategori produk-produk baru.

Dengan mengamati kompetitor, Anda bisa memprediksi apa yang akan terjadi dengan perusahaan dan membantu untuk mengembangkan bisnis Anda.

Tentu Anda membutuhkan riset dalam menentukan kompetitor. Contohnya saja Anda berbisnis startup yang berfokus pada bidang penjualan produk fashion pria. Jelas, kompetitor langsungnya adalah sesama penjual produk fashion pria.

Namun, Anda juga perlu mewaspadai kompetitor tak langsung. Dalam hal ini contohnya adalah startup yang menjual fashion wanita. Meski produknya berbeda, kompetitor ini mungkin memiliki strategi iklan dan pemasaran yang sama dengan bisnis Anda.

Apakah Anda memiliki kemampuan untuk mengelola dan menjalankan bisnis?

Selain modal keuangan, aset utama yang dimiliki seseorang untuk berbisnis adalah kemampuan untuk mengelola perusahaan atau bisnisnya.

Tidak hanya pandai mengatur keuangan saja, tetapi juga mencakup semua aspek bisnis secara keseluruhan. Seperti mengelola sumber daya, karyawan, dan hal penting lainnya dalam bisnis. Penting pula untuk memiliki kemampuan menganalisa risiko perusahaan.

Selain itu, sebagai seorang pebisnis, Anda juga perlu menguasai kemampuan melihat peluang. Sebab tanpa adanya kemampuan tersebut, maka akan sulit bagi perusahaan untuk berkembang.

Kemampuan lainnya adalah kemampuan komunikasi, leadership, dan memiliki jiwa untuk terus belajar dan berinovasi.

Apa Anda yakin dengan bisnis yang dijalankan?

Setelah Anda menelaah pertanyaan tersebut, langkah terakhir yang penting untuk Anda perhatikan adalah meyakinkan diri. Apakah Anda mampu dan yakin dengan bisnis yang dijalani?

Itulah pertanyaan besar yang harus dijawab. Anda bisa melakukannya dengan berinovasi, mengembangkan kemampuan lain, dan memberikan yang terbaik bagi konsumen.

Buatlah target apa yang harus perusahaan capai, baik untuk jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Selain itu, Anda juga bisa bertukar informasi dengan para ahli, membaca, atau melakukan riset untuk meningkatkan skill dan rasa percaya diri Anda.

Kini, setelah menanyakan lima hal tersebut, Anda perlu mempraktekkannya secara konsisten dan penuh optimis. Selamat mencoba dan good luck!

Sumber:
Inc: 10 Things to Do Before You Start Your Start-up

Baca juga:  7 Plugin WordPress eCommerce Gratis untuk Toko Online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *