5 Contoh Progressive Web Apps yang Bisa Anda Jadikan Referensi

Website dan aplikasi adalah dua platform penting untuk bisnis dan perusahaan di era digital. Namun, keduanya terkadang tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Untuk itulah kemudian muncul aplikasi progressive web yang diperkenalkan Google pada 2015 lalu. Sejak itulah aplikasi ini menarik perhatian para developer.

Aplikasi ini memiliki kelebihan, di antaranya adalah waktu muat yang lebih cepat dan dapat dijalankan saat offline. Selain itu juga memiliki fitur push notification di mana aplikasi dapat mengirim pesan lewat push messenger dan menyampaikannya pada user lain yang dituju.

Soal keamanan, fitur ini memiliki tingkat keamanan tinggi. Tidak heran banyak perusahaan menggunakannya. Berikut beberapa contoh perusahaan yang sukses menerapkan aplikasi progressive web.

 

 

AliExpress

 

 

Contoh pertama progressive web adalah website milik AliExpress. AliExpress merupakan online shop yang ada di bawah naungan Alibaba Group. Keunggulan dari AliExpress adalah dapat digunakan di hampir seluruh dunia di dunia.

Sebelum mengaplikasikan progressive web, AliExpress menggunakan aplikasi mobile. Namun, hasil yang diharapakan tidaklah maksimal.

Di waktu yang sama, website perusahaan tersebut juga gagal untuk menguatkan konsumen akan sebuah brand. Melihat kondisi tersebut, perusahaan pun memutuskan untuk menggunakan progressive web dan memberi banyak perubahan yang signifikan.

Antara lain mampu menaikkan viewers hingga dua kali lipat daripada sebelumnya, yakni sebanyak 104% users baru.

BookMyShow

 

 

Berikutnya ada salah satu perusahaan e-ticketing asal India, BookMyShow. Perusahaan ini mulai mengembangkan penggunaan progressive web pada tahun 2017 lalu untuk menggantikan website mobile-nya.

Sebelum menggunakan progressive web, terdapat sekitar 85% transaksi dilakukan lewat ponsel. Meski begitu, perusahaan merasa kurang optimal dalam memudahkan konsumen mengingat waktu membuka aplikasi yang lambat.

Selain itu, banyak pengguna mengeluh karena aplikasi kerap mengalami gangguan dan menghabiskan banyak data. Setelah menggunakan progressive web, BookMyShow pun mengalami kemajuan cukup pesat.

Hal ini bisa dilihat dari lebih 80% konversi konsumen yang menggunakan aplikasi BookMyShow berbasis progressive web ini. Sementara ukurannya 54 kali lebih kecil dari aplikasi Android dan 180 kali lebih kecil dari aplikasi iOS.

Forbes

 

Baca juga:  Pentingnya Website Mobile Friendly untuk Bisnis

 

Di era digital, masyarakat semakin mudah untuk mendapatkan informasi. Ini pula yang disadari oleh media ternama di dunia sekelas Forbes.

Menurut Salah Zalatimo, SVP of Product and Tech Forbes Media, ada beberapa kunci yang dilakukan oleh Forbes untuk mengembangkan progressive web.

Mulai dari menyelaraskan visi dan misi semua stakeholder dalam era digital, melakukan uji coba terhadap aplikasi baru, membangun fasilitas berbasis cloud, dan melakukan evaluasi.

Alhasil, setelah menerapkan progressive web, Forbes memiliki peningkatan yang cukup signifikan. Di antaranya adalah meningkatkan sesi per pengguna sebanyak 43% dan peningkatan 20% tayangan per halaman.

Tidak hanya itu, Forbes juga mengalami peningkatan 100% dalam keterlibatan antar pengguna serta peningkatan enam kali dalam jumlah pembaca yang menyelesaikan artikelnya.

Pinterest

 

 

Anda tentu sudah mengenal Pinterest, aplikasi ini memudahkan penggunanya untuk menemukan gambar, foto, video, produk, bahkan resep.

Pinterest mencatat pengguna website sangat melambat dan hanya 1% pengunjungnya saja yang melakukan sign-up atau men-install aplikasi mobilenya. Melihat hal ini, perusahaan memutuskan untuk beralih mengembangkan aplikasi progressive web.

Setelah menggunakan aplikasi tersebut, Pinterest juga mengalami perkembangan cukup signifikan. Antara lain 40% pengguna menghabiskan waktunya mengunjungi situs ini melalui website seluler.

Sedangkan dari segi penghasilan, mampu meningkatkan 44% pendapatan dari iklan yang dihasilkan dari pengguna. Ini dikarenakan adanya peningkatan pula pada jumlah klik iklan sebanyak 50% dan keterlibatan pengguna sebanyak 60%.

Flipkart

 

 

India kini mulai serius dalam membangun teknologi digital. Salah satunya adalah dengan mengembangkan e-Commerce besar seperti Flipkart.

Baru-baru ini Flipkart meluncurkan aplikasi mobile berbasis progressive web yang disebut dengan Flipkart Lite.  Sebelumnya, Flipkart sempat mematikan mobile website-nya pada tahun 2015 dan berfokus pada aplikasi saja.

Setelah melakukan uji coba dan pengembangan, Flipkart memutuskan untuk menggunakan progressive web. Hasilnya pun cukup membanggakan.

Antara lain adalah dapat mengonversi pengguna dari non-pengguna sebanyak 70% dan memiliki tingkat keterlibatan pengguna sebanyak 40%.

Selain itu juga tercatat sebanyak tiga kali pengguna lebih banyak menghabiskan waktunya mengunjungi situs ini dan penggunaan data Flipkart Lite lebih rendah daripada sebelumnya.

Itulah beberapa contoh perusahaan besar yang menggunakan aplikasi progressive web. Kini, sudah saatnya bisnis Anda menggunakannya pula untuk meningkatkan pendapatan dan memaksimalkan interaksi dengan pengguna atau konsumen. Semoga bermanfaat!

Sumber:
Infoq: 11 Examples of Progressive Web Apps

Baca juga:  Apa Itu CMS (Content Management System)?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *