Sistem Point of Sales

Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Sistem Point of Sales

Memberikan pengalaman terbaik untuk pelanggan tidak hanya mencakup proses belanja, tapi juga hingga transaksi. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan proses transaksi, terutama pada bisnis retail, adalah dengan mengadopsi teknologi sistem point of sales (POS).

Sistem ini memungkinkan Anda untuk melakukan berbagai kegiatan administratif, khususnya yang berhubungan dengan kasir, secara lebih mudah sehingga Anda bisa hemat waktu. Namun, apa yang sebetulnya dimaksud dengan sistem POS?

Point of Sales, sistem yang mudahkan proses transaksi bisnis

Jika diartikan secara harfiah, point of sales (POS) mempunyai arti titik penjualan di mana transaksi antara penjual dan pelanggan terjadi.

Terdengar sangat familiar dengan kasir, bukan? Itu karena pada dasarnya, POS memang merupakan sebuah sistem kasir yang memungkinkan setiap komponennya terintegrasi dengan baik.

Jadi, tak hanya hadir dalam bentuk mesin kasir, sistem POS juga dilengkapi dengan software atau aplikasi khusus untuk mencatat setiap transaksi dan mengintegrasikan berbagai komponen. Biasanya, sistem POS ini diterapkan pada bisnis retail seperti kafe, restoran, atau butik.

Apa bedanya sistem POS dengan mesin kasir biasa?

Perbedaan di antara keduanya terletak pada software yang melengkapi sistem POS, sedangkan mesin kasir biasa tidak memiliki hal tersebut.

Dengan adanya software ini, laporan transaksi penjualan, inventori produk, hingga retur barang akan tercatat data-datanya secara terintegrasi. Nah, dari data-data tersebut, Anda bisa mengambil keputusan terbaik demi memuaskan pelanggan.

Misalnya, katakanlah Anda memiliki bisnis retail berupa butik pakaian perempuan. Anda menggunakan sistem POS untuk menjalankan transaksi dengan pelanggan. Di dalam sistem tersebut telah terintegrasi pula dengan fitur inventori produk.

Setelah beberapa bulan menjalankan bisnis butik tersebut, diketahui bahwa produk celana kulot paling sering dibeli pelanggan.

Baca juga:  5 Tantangan Utama Bagi Para Pebisnis E-Commerce dalam Menghadapi Transformasi Digital

Dari informasi ini, Anda bisa menambah jumlah stok kulot untuk memenuhi permintaan pelanggan. Dengan begini, pelanggan tidak akan merasa kecewa karena kehabisan celana kulot saat berbelanja di butik Anda.

Manfaat menggunakan sistem POS untuk bisnis

Seperti yang disebutkan sebelumnya, fungsi utama sistem POS memang membantu Anda menjalankan proses transaksi penjualan yang lebih mudah, smooth, dan praktis.

Namun, lebih dari itu, sistem POS sebetulnya juga memiliki berbagai fungsi lain yang dapat membantu meningkatkan bisnis Anda. Beberapa di antaranya seperti:

  • Mempersingkat proses transaksi sehingga pelanggan tak perlu menunggu terlalu lama, menciptakan pengalaman berbelanja yang memuaskan secara keseluruhan.
  • Mencatat setiap data transaksi secara lengkap dan detail sehingga nantinya Anda bisa melakukan penghitungan pemasukan berdasarkan periode tertentu.
  • Mencatat persediaan atau stok barang secara real-time, mengurangi risiko terjadinya kehabisan atau kelebihan stok. Anda juga dapat mengeceknya dari mana pun dan kapan pun karena biasanya software sistem POS berbasis cloud.
  • Dapat mengetahui laporan penjualan secara real-time.
  • Bagi yang memiliki cabang toko lebih dari satu, semua data antar toko bisa saling terintegrasi sehingga memudahkan Anda untuk mengambil keputusan.
  • Idealnya, sistem POS dilengkapi dengan fitur pengaturan akses, jadi Anda bisa mengontrol siapa saja yang berhak mengakses data.
  • Lebih mudah memberikan loyalty program pada pelanggan, mereka hanya perlu memasukkan nomor ponsel dan data diri pada sistem POS.
  • Memastikan akurasi harga melalui integrasi barcode scanner dan otorisasi kartu kredit.

Komponen yang biasanya terdapat pada sistem POS

Selain software yang berfungsi sebagai “otak” dari sistem POS, teknologi satu ini juga dilengkapi dengan berbagai komponen keras (hardware). Apa saja komponen-komponen tersebut? Simak ulasannya di bawah ini!

  • Komputer/PC – Umumnya, komputer yang digunakan dalam sistem POS merupakan unit all-in-one yang dilengkapi fitur layar sentuh. Dari komputer inilah Anda bisa memantau berbagai data penting seperti transaksi penjualan dan inventori produk.
  • Cash drawer – Lebih dari sekadar laci penyimpanan uang, cash drawer pada sistem POS biasanya juga terintegrasi dengan printer sehingga akan terbuka secara otomatis saat transaksi.
  • Printer nota – Setelah pelanggan selesai membayar, Anda wajib memberikan struk atau nota sebagai bukti tanda terima. Anda bisa menggunakan perangkat thermal printer untuk menghindari risiko tinta kering atau susah mencetak.
  • Barcode scanner – Komponen satu ini biasanya paling sering ditemukan di butik atau toko pakaian. Barcode scanner mampu membaca data produk hanya dengan memindai label produk. Dengan begini, transaksi jadi lebih cepat berlangsung.
  • Terminal pembayaran – Pasti akan ada pelanggan yang membayar dengan kartu kredit atau debit daripada uang tunai. Alat terminal pembayaran inilah yang akan membaca dan memproses kartu-kartu pembayaran tersebut.
Baca juga:  3 Hal Ini Bisa Menghambat Adopsi Transformasi Digital Anda

Setelah mengetahui berbagai hal penting mengenai sistem point of sales tersebut, apakah kini Anda tertarik menggunakannya untuk bisnis Anda?

Tak perlu bingung, Anda bisa menggunakan sistem point of sales berbasis cloud dari ProgressTech yang sudah dilengkapi berbagai fitur pendukung seperti manajemen kas, barcode scanning, hingga modul laporan.

Dengan proses transaksi yang berjalan lebih cepat, pelanggan pun akan mendapatkan pengalaman memuaskan saat berbelanja di tempat Anda.

Sumber:
Softwareadvice: What Is a Point of Sale System?