sms marketing

SMS Marketing: Strategi Pemasaran untuk Membangun Brand Bisnis Anda

Salah satu strategi pemasaran atau marketing tradisional namun masih digunakan hingga saat ini adalah SMS Marketing. Pasalnya ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari bentuk marketing ini, seperti:

  • Tidak memerlukan konten iklan yang rumit
  • Tidak ada delay dalam implementasinya
  • Hasil kampanye iklan dapat dilacak dan diukur secara mudah
  • Biaya cukup murah dan terjangkau sehingga cocok untuk UKM
  • Sebagian besar pengguna handphone mempercayai SMS yang mereka terima

Namun ternyata banyak perusahaan yang belum menyadari banyaknya keuntungan yang bisa didapat dari SMS Marketing. Ada yang merasa cara ini terlalu sulit, tidak efektif ataupun ketinggalan zaman.

SMS Marketing dapat menjadi strategi pemasaran yang sangat efektif jika dilakukan secara benar. Jika Anda tertarik mencobanya, coba ikuti tips sukses SMS Marketing seperti yang di bawah ini:

1. Buat Daftar Target Penerima SMS Marketing

Semua kampanye pemasaran membutuhkan daftar target untuk bisa dijalankan dengan sukses. Siapa saja yang akan menerima kampanye dan apakah mereka menginginkan produk atau jasa Anda.

Strategi SMS marketing dapat dikatakan sukses apabila pesan dibuat secara tepat untuk sasaran target yang tepat pula. Jika pesan yang Anda buat kurang tepat atau salah sasaran target, maka kampanye SMS marketing akan dianggap sebagai spam.

Untuk itu Anda perlu membuat daftar target yang berisi target pelanggan di masa depan, saat ini dan masa lampau. Data mengenai setiap target akan membantu Anda mengenal dengan baik siapa sesungguhnya pelanggan Anda, termasuk dari informasi lokasi sekalipun.

2. Tawarkan Nilai Yang Bermanfaat

Setiap pesan yang Anda kirimkan harus bermanfaat bagi penerima. Mengingat masyarakat banyak mengeluh karena sering kali mereka menjadi sasaran target kampanye SMS marketing yang tak relevan dengan kepentingan atau kebutuhan mereka.

Baca Juga  Manfaat Marketing Online vs Marketing Tradisional

Pesan SMS marketing yang efektif harus mencakup beberapa nilai yang bermanfaat, seperti kontes, giveaway atau promo tertentu.

Jangan sampai pesan yang Anda buat hanya membuang waktu penerima saja. Pesan yang salah akan mengganggu masyarakat dan bisa berisiko pada bisnis Anda.

Lacak dan analisis untuk melihat keberhasilan kampanye Anda. Jika banyak orang yang ikut serta dalam kegiatan yang Anda kampanyekan melalui pesan SMS marketing, maka kampanye Anda berjalan dengan sukses dan begitu pula sebaliknya.

3. Personal

Kampanye SMS marketing harus bersifat personal bagi setiap penerimanya. Gunakan nama mereka daripada menggunakan kata “pelanggan” misalnya. Dengan begini pelanggan akan merasa baru saja mendapat pesan dari seseorang yang mereka kenal.

Anda harus selalu mengetahui siapa saja pelanggan Anda dan apa yang mereka butuhkan untuk membuat mereka merasa istimewa dan loyal. Misalnya saja Anda mengetahui pelanggan Anda menyukai fashion item, maka Anda dapat memberikan informasi mengenai tanggal rilis fashion item terbaru dan promo yang bisa didapatkan.

Terdapat batasan karakter huruf pada pesan SMS, oleh karena itu Anda harus langsung menyampaikan inti pesan. Semakin cepat Anda mengkomunikasikan maksud Anda, semakin maksimal pula SMS Anda akan bekerja.

4. Timing Yang Tepat

Timing pengiriman SMS marketing mempengaruhi kesempatan dibacanya pesan Anda, sehingga Anda harus tahu kapan waktu yang tepat untuk memulai pengiriman SMS marketing.

Ingat pula untuk membatasi jumlah SMS yang Anda kirim agar tidak dianggap sebagai spam. Untuk bisa mengetahui pola timing yang tepat tentu Anda harus melakukan beberapa kali percobaan dan mengevaluasinya.

Weekend adalah waktu yang baik karena pelanggan memiliki waktu bebas yang lebih banyak dibandingkan hari kerja
Jangan mengirimkan SMS terlalu pagi atau terlalu malam

Baca Juga  Email Blast: 7 Keuntungan Email Marketing untuk Bisnis

5. Call To Action (CTA)

Serupa dengan website, Anda juga perlu memasukkan CTA pada SMS marketing yang dibuat. Semakin mudah CTA yang Anda buat, maka semakin besar pula kemungkinan pelanggan untuk mengikutinya.

Contoh CTA yang mendorong pelanggan untuk melakukan sesuatu misalnya kupon dengan tanggal kadaluarsa yang akan segera berakhir.

Selalu sertakan nomor telepon atau alamat website di akhir pesan untuk memudahkan pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut.

Sumber:
DigitalSavvy: 5 Tips For Successful Bulk SMS Marketing