transformasi digital di startup

5 Hal yang Harus Dipelajari oleh Para Startup tentang Transformasi Digital

Mengingat sekarang kita tengah memasuki era digital, transformasi digital pun sangat diperlukan oleh para pelaku bisnis agar produk atau layanannya tetap relevan dengan kebutuhan konsumen masa kini.

Namun, perlu diketahui bahwa transformasi digital lebih dari sekadar mengubah operasional bisnis menggunakan perangkat digital.
Banyak hal yang harus diketahui dan dipersiapkan, khususnya oleh startup. Beberapa di antaranya bisa Anda lihat di bawah ini.

jasa pembuatan website

Beri motivasi seluruh anggota tim agar siap menyambut perubahan

Anggota tim merupakan resource terpenting dalam sebuah startup. Mereka inilah yang bekerja keras demi menciptakan produk dan memberikan layanan terbaik untuk konsumen.

Tanpa mereka, startup Anda pasti tidak akan berjalan. Nah, ketika terjadi transformasi digital di startup, mereka juga yang paling merasakan dampaknya.

Karena itu, penting bagi Anda untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi transformasi digital.

Banyak cara yang bisa Anda lakukan, salah satu yang paling simpel adalah dengan mengadakan sesi tanya jawab. Ingat, orang akan cenderung menolak perubahan jika perubahan tersebut dipaksakan.

Nah, adanya sesi tanya jawab ini dapat mengantisipasi hal tersebut.

Di sini Anda bisa menjelaskan tentang transformasi digital seperti apa yang akan dilakukan, target yang hendak dicapai, dan apa yang harus dilakukan untuk mencapainya.

Tentunya Anda juga harus meluangkan waktu khusus bagi pegawai untuk mengajukan pertanyaan seputar transformasi digital ini.

Manfaatkan fleksibilitas sebaik mungkin

Ada dua karakteristik yang biasanya ditemukan pada kebanyakan pegawai startup, yaitu fleksibel dan tangkas. Kedua karakteristik inilah yang membuat mereka cenderung terbuka terhadap perubahan.

Terlebih, lingkungan kerja startup juga memang relatif tidak pasti sehingga mereka dituntut untuk selalu menyiapkan diri akan perubahan apa pun yang menanti.

Baca juga:  5 Pertanyaan Ini Bisa Menentukan Transformasi Digital Anda

Jadi, dalam hal kemampuan beradaptasi, startup bisa dikatakan sudah memimpin. Bahkan kini sudah semakin banyak perusahaan besar atau konvensional yang berusaha untuk mengadopsi model lingkungan kerja yang lebih fleksibel agar bisa menyamai startup.

Pada era transformasi digital ini, fleksibilitas semakin diperlukan karena banyaknya area yang harus di-cover oleh suatu bisnis.

Jadi, tak heran jika kini banyak startup yang lebih mencari pegawai dengan kemampuan merata daripada yang hanya fokus pada satu aspek.

Dengan menguasai banyak kemampuan, seorang pegawai bisa lebih fleksibel melakukan switching saat mendapatkan tanggung jawab baru yang berbeda-beda.

Anda juga sebaiknya memotivasi pegawai untuk terus belajar hal baru agar mereka siap jika datang tantangan baru.

Pentingnya penggunaan data

Informasi merupakan aset penting yang dimiliki oleh startup. Anda pun pasti juga menyimpan data terkait konsumen Anda, bukan?

Nah, di era transformasi digital seperti sekarang, data memiliki nilai yang sangat berharga. Penting bagi Anda untuk mengetahui cara terbaik memanfaatkannya.

Dari data-data tersebut, Anda bisa melakukan analisis dan mendapatkan insight tentang konsumen untuk dijadikan dasar dalam menciptakan produk, layanan, hingga strategi marketing yang relevan.

Semakin relevan konten yang Anda sajikan, konsumen akan semakin merasa relatable dengan brand Anda. Anda juga akan dinilai sebagai brand yang peduli terhadap mereka.

Dengan begini, kemungkinan besar mereka akan kembali menggunakan produk atau layanan Anda.

Fokus pada pengalaman pelanggan

Perusahaan besar atau konvensional sering kali luput memperhatikan interaksi personal antara brand mereka dengan konsumen.

Bahkan mereka cukup sering mengambil keputusan yang tidak didasarkan para ketertarikan konsumen. Hal seperti ini tentunya tidak sejalan dengan transformasi digital yang begitu fokus pada pengalaman pelanggan.

Baca juga:  Transformasi Digital Bisa Jadi Gagal, Ini 3 Alasannya

Di sinilah startup bisa dikatakan lebih unggul. Startup memiliki hubungan yang cenderung lebih dekat dengan konsumen karena memiliki memiliki akses yang lebih “dekat” dengan digital.

Akses ini mempermudah mereka untuk menjangkau konsumen, misalnya melalui media sosial, sehingga startup dapat mengenal konsumen mereka secara lebih baik.

Anda membutuhkan strategi untuk mengoptimalkan proses belajar

Transformasi digital bukanlah sesuatu yang terjadi dalam satu hari lalu berlalu begitu saja. Sebaliknya, transformasi digital bisa dikatakan sebagai sebuah proses berkelanjutan yang seiring dengan berkembangnya bisnis Anda, Anda dituntut untuk terus belajar karena pasti akan ada banyak tantangan yang muncul.

Nah, agar Anda dan juga seluruh anggota tim bisa menghadapi tantangan tersebut dengan baik, sebaiknya buatlah suatu kebijakan khusus mengenai proses pembelajaran ini.

Misalnya, setiap karyawan diharuskan untuk bergabung dengan online course tertentu. Nah, proses belajar ini bisa membantu Anda dan mereka untuk saling meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

Itulah beberapa hal yang seharusnya Anda dan seluruh pelaku startup pelajari tentang transformasi digital. Semoga ulasan singkat tersebut bisa membantu Anda dan tim agar lebih siap dalam memaksimalkan era transformasi digital ini. Semoga berhasil!

Sumber : 5 Things Startups Can Learn From Digital Transformation