transformasi digital gagal

Transformasi Digital Bisa Jadi Gagal, Ini 3 Alasannya

Transformasi digital seolah menjadi hal yang membantu semua jenis usaha. Terutama usaha kecil menengah atau UKM.

Namun, bukan berarti pengalihan strategi perusahaan ke dunia digital bisa 100% berhasil. Tetap ada risiko untuk gagal. Inilah tiga alasan mengapa transformasi digital Anda bisa jadi gagal. Apa saja?

Tidak Ada Admin yang Mumpuni

Hal pertama yang bisa menjadi alasan mengapa transformasi digital dari usaha Anda gagal adalah karena tidak adanya admin atau pemegang akun yang mumpuni.

Dalam hal ini, berarti pemegang akun tidak terlalu paham tentang hal yang dipegang. Misalnya, ketika ia memegang akun media sosial Instagram, yang ia lakukan hanyalah mengunggah foto-foto biasa dengan caption atau deskripsi foto yang monoton.

Hal ini bisa memberikan kebosanan pada para followers atau pengikut akun tersebut, sehingga mereka akan cenderung meng-unfollow atau berhenti mengikuti akun Anda.

Terlebih ketika pemegang akun tersebut jarang berinteraksi dengan para pengikut mereka yang bertanya di kolom komentar.

Respon akan komentar dan pertanyaan yang lambat juga bisa menjadi salah satu alasan mengapa transformasi digital Anda gagal.

Kurang Pas Penggunaannya

Yang kedua adalah soal penggunaannya. Hal-hal yang ada di dunia digital tak bisa disamakan cara pemakaiannya.

Bahkan, satu media sosial bisa berbeda cara penggunaannya dengan media sosial lainnya. Contohnya, Facebook umumnya didesain untuk melakukan hard selling atau penjualan secara langsung dengan promosi yang tak bertele-tele.

Sedangkan Instagram lebih cocok digunakan untuk melakukan branding atau pengenalan seperti apa merek Anda dan untuk siapa.

Ketika Anda terlalu sering melakukan hard selling di Instagram, terutama dengan foto yang kurang baik, para pengikut akan cenderung bosan dan memilih untuk berhenti mengikuti Anda. Sama juga halnya dengan penggunaan produk digital lain. Seperti website contohnya.

Baca juga:  5 Pertanyaan Ini Bisa Menentukan Transformasi Digital Anda

Di website, Anda sudah harus memberikan semua informasi yang dibutuhkan oleh para konsumen. Seperti bagaimana cara mengontak Anda, harga produk dan lain-lain.

Ketika website yang Anda miliki tidak punya informasi krusial tersebut, bisa jadi orang-orang akan merasa bahwa Anda kurang kompeten dan beralih ke merek yang lainnya.

Transformasi Digital Tidak Dibarengi dengan Pemahaman Pemilik Akan Digitalisasi

Tak adanya atau kurangnya pemahaman terhadap digitalisasi juga bisa menjadi alasan terbesar mengapa transformasi digital Anda gagal.

Seperti yang sudah dijelaskan di dua poin sebelumnya, pemahaman akan tiap produk digital bisa menjadi kunci kesuksesan dari strategi pemasaran di dunia maya tersebut.

Karena itu, tak sebaiknya Anda asal ikut tren dan menggunakan produk digital secara gampangan. Sama seperti ketika Anda menjual barang, tentu Anda harus memiliki pemahaman tentang barang tersebut terlebih dahulu sebelum bisa memutuskan menjualnya.

Inilah beberapa hal yang menjadi alasan mengapa transformasi digital Anda gagal. Oleh karena itu, Anda tak sebaiknya asal dalam memilih bentuk dari transformasi Anda. Bisa jadi bentuk transformasi digital yang sedang tren tak cocok untuk Anda.

Apalagi, ketika Anda memilih untuk menggunakan website atau mobile app. Ketika Anda membuat kedua hal tersebut di tangan yang kurang cocok, bisa jadi tak hanya uang Anda yang terbuang, tetapi perusahaan Anda pun bisa bangkrut.

Karena itu, gunakan jasa pembuatan website dan mobile app yang terpercaya seperti ProgressTech. ProgressTech sudah menangani banyak klien untuk pembuatan website yang mudah diakses dan bisa digunakan sesuai keinginan Anda. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi untuk bekerja sama dengan kami.

Source : 12 Reasons Why Digital Transformations Fail

Baca juga:  4 Quote dari "Star Wars" yang Bisa Jadi Inspirasi untuk Perubahan Perusahaan Anda